Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan pengecekan status desil secara online. Layanan ini memungkinkan masyarakat mengetahui tingkat kesejahteraan ekonomi berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Cukup dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP, Anda bisa melihat kelompok desil dan status penerimaan bantuan sosial.

>>> Krisis Replikasi Ilmiah: Saat Penelitian Tak Lagi Jadi Fondasi Kebenaran

Berikut dua metode yang bisa digunakan.

Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store. Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.

Masukkan NIK sesuai KTP, lalu klik “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi status penerima bantuan, data keluarga, dan kelompok desil dalam DTSEN.

Cek Desil Melalui Website Resmi Kemensos

Akses laman cekbansos. kemensos.

go. id.

Masukkan NIK KTP dan ketik kode captcha yang tersedia.

>>> Pemkot Solo Sinkronkan Dua Kubu Keraton Jelang Kirab Malam 1 Suro

Klik “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi status penerima bantuan, jenis bantuan sosial, serta kategori desil.

Kategori Desil dalam DTSEN

DTSEN membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok desil berdasarkan kondisi ekonomi.

Desil 1 adalah kelompok paling rentan atau miskin ekstrem, sedangkan desil 2 dan 3 masing-masing miskin dan hampir miskin.

Desil 4 adalah rentan miskin, desil 5 menuju kelas menengah, dan desil 6–10 adalah menengah hingga ekonomi atas.

Kelompok Desil Penerima Bansos

Desil 1–4 menjadi prioritas penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Sementara itu, desil 1–5 berpeluang menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako.

>>> Promo Belanja Hemat Indomaret 30 April hingga 6 Mei 2026

Kelompok desil 1–5 juga berkesempatan memperoleh bantuan iuran BPJS Kesehatan PBI-JK dan bantuan melalui program ATENSI. Masyarakat pada desil lebih tinggi umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos.