Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan sebesar 4,12 persen atau bertambah 247 poin pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026).

Berdasarkan data yang dikutip dari Investasi, indeks ditutup pada level 6.254,96.

>>> Daftar Hari Libur Nasional Setelah Paskah April 2026

Untuk perdagangan selanjutnya pada Rabu (17/6), pergerakan indeks diperkirakan memiliki peluang besar untuk meneruskan tren positif. Momentum ini terjadi setelah indeks berhasil membentuk pola pembalikan arah.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil membentuk pola V-shape recovery.

Hal ini didukung oleh membaiknya sentimen pasar serta mulai melandainya tekanan jual investor asing.

Secara teknikal, pergerakan positif ini dinilai masih cukup aman selama posisi indeks berada di atas zona pertahanan.

Tren kenaikan diprediksi akan terus terjaga dengan target batas atas yang baru.

"Kami memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.071–5.931 dengan target resistance berada pada kisaran 6.300–6.360," kata Reza kepada Kontan, Selasa (16/6/2026) malam.

Sentimen Global dan Domestik

Dari sisi sentimen global dan domestik, para pelaku pasar akan fokus memperhatikan sejumlah agenda kebijakan moneter. Keputusan mengenai tingkat suku bunga menjadi faktor utama yang dinantikan oleh investor.

Reza mengatakan pelaku pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,50%, serta pertemuan The Fed pekan depan yang juga diperkirakan menahan suku bunga acuannya.

Kebijakan tersebut diyakini mampu menjaga ketahanan mata uang rupiah dan memicu kembali aliran modal masuk ke pasar saham domestik.

>>> HokBen Luncurkan Promo Kobachi Bento Hemat Mulai Rp 19.000

Selain itu, perkembangan geopolitik global turut memberikan dampak positif bagi perekonomian.