Harga Bitcoin Bangkit ke US$ 67.000 Usai Anjlok ke US$ 60.000
Harga Bitcoin (BTC) kembali bangkit ke kisaran US$ 67.000 setelah sempat anjlok ke level US$ 60.000 pada Juni 2026.
Data on-chain mengindikasikan para pembeli mulai masuk ke pasar, seperti dilansir dari Investor Daily.
>>> Samir Proyeksikan Pembiayaan Fintech Lending Tumbuh Positif
Meski demikian, kenaikan harga aset kripto ini bergerak dalam struktur opsi yang berpotensi memicu peningkatan volatilitas.
Ketika harga terpuruk ke zona US$ 60.000 di awal Juni, skor on-chain menunjukkan pergeseran ke arah akumulasi di berbagai kelompok wallet.
Penurunan harga tersebut justru disambut peningkatan permintaan on-chain, bukan panic selling.
Setelah itu, rebound Bitcoin berlangsung cukup tajam.
Aset kripto ini naik beberapa persen dalam satu sesi dari level terendah, setelah terkoreksi sekitar 15% sepanjang bulan lalu.
Kecepatan pemulihan ini membuat pergerakan rebound dinilai meyakinkan.
>>> Cara Membuat NIB Online Lengkap dengan Syarat dan Manfaatnya
Tiga Level Penting Pergerakan Bitcoin
Saat ini terdapat tiga level penting yang menentukan langkah harga Bitcoin selanjutnya.
Area US$ 60.000 menjadi level terendah terakhir sekaligus batas kritis yang harus dipertahankan oleh akumulasi pasar.
Jika batas tersebut runtuh, peta permintaan dan dukungan harga Bitcoin akan berubah total.
Level harga US$ 67.000 kini menjadi area pivot bagi volatilitas. Selama harga berputar di area ini, potensi pergerakan dua arah yang tajam lebih besar daripada kenaikan stabil.
Selanjutnya, level US$ 75.000 hingga US$ 80.000 akan menandai momentum perubahan besar. Area tersebut diproyeksikan menjadi penyangga baru bagi tren harga Bitcoin ke depan.
Apabila harga berhasil menembus ke atas zona itu, argumen skeptis dari pasar berpotensi melunak.
>>> Argentina vs Aljazair di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Messi Siap Tampil
Kondisi ini selaras dengan skenario prediksi harga Bitcoin bulan Juni yang bergerak lebih konstruktif.
Update Terbaru
Kiandra Ramadhipa Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship Portugal
Selasa / 16-06-2026, 23:02 WIB
Prancis Hadapi Senegal di Piala Dunia dengan Kerendahan Hati
Selasa / 16-06-2026, 23:02 WIB
Kementerian PU Evaluasi Tol Bocimi Km 72 dan Percepat Seksi 3
Selasa / 16-06-2026, 23:00 WIB
Jeremy Doku Rencanakan Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak Pertama
Selasa / 16-06-2026, 22:59 WIB
Ruben Onsu Sindir Video Giorgio Antonio, Perusahaan Bantah Status CEO
Selasa / 16-06-2026, 22:59 WIB
ETS Transformasikan TOEFL iBT untuk Dukung Karier Internasional Pelajar
Selasa / 16-06-2026, 22:59 WIB
Turnamen Bulutangkis Internasional Hundred Hoo Haa Cup 2026 Resmi Ditutup
Selasa / 16-06-2026, 22:57 WIB
Argentina vs Aljazair: Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:57 WIB
Chevrolet Silverado 2027 Hadirkan Dua Mesin V8 Baru di Tengah Tren Turbo
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Tori Penso Ukir Sejarah Jadi Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Oppo A55 5G: Pilihan Ponsel Bekas Rp1 Jutaan dengan Konektivitas 5G di 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Mengenal Hari Besar Nasional dan Internasional Setiap Tanggal 2 Mei
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Promo Alfamart 16-31 Mei 2026: Diskon Kebutuhan Dapur Sambut Idul Adha
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:56 WIB






