Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 247,3 poin atau 4,12% ke posisi 6.254,9 pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026).

Penguatan ini diiringi aksi beli bersih investor asing pada sejumlah saham unggulan.

>>> DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM Rp27,33 Triliun untuk 2027

Data Stockbit mencatat saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi primadona dengan net buy mencapai Rp543 miliar.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menempati posisi kedua dengan net buy sebesar Rp396,1 miliar.

Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencatat net buy Rp203,68 miliar.

Secara keseluruhan, investor asing memfokuskan aksi beli pada sepuluh saham berkapitalisasi besar. Sektor perbankan dan komoditas mendominasi aliran dana masuk tersebut.

Daftar 10 Saham dengan Net Buy Asing Terbesar

Berikut daftar sepuluh saham dengan net buy asing terbesar pada Senin (15/6/2026):

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp543 miliar

2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp396,1 miliar

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp203,68 miliar

4. PT Antam Tbk (ANTM) – Rp162,72 miliar

>>> Kode Redeem CDID Roblox Mei 2026: Klaim RP Gratis Sekarang

5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp89,11 miliar

6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Rp43,49 miliar

7. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp41,26 miliar

8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Rp37,98 miliar

9. PT Timah Tbk (TINS) – Rp26,75 miliar

10. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) – Rp26 miliar

Meskipun mengoleksi saham-saham tersebut, investor asing secara akumulatif mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di seluruh pasar sebesar Rp105,86 miliar.

Tekanan jual asing berpusat di pasar reguler dengan net sell Rp107,13 miliar. Sementara itu, pasar negosiasi dan tunai justru membukukan net buy Rp1,27 miliar.

Lonjakan IHSG disokong nilai transaksi bursa yang menembus Rp30,11 triliun. Sebanyak 633 saham menguat, 133 saham melemah, dan 193 saham stagnan.

>>> Insta360 Luna Ultra Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Lensa Leica dan Rekaman 8K

Volume perdagangan mencapai 50,07 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi 3.187 juta kali.