Federasi Sepak Bola Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru timnas senior. Keputusan ini diambil setelah Sabri Lamouchi dipecat akibat konflik internal yang memuncak.

Pemecatan Lamouchi menjadi yang tercepat dalam sejarah Piala Dunia. Kekalahan telak 1-5 dari Swedia menjadi pemicu utama krisis di ruang ganti.

>>> Logitech G Luncurkan G3 Series: Performa Pro dengan Harga Bersahabat

Renard, yang sebelumnya menangani Arab Saudi di Piala Dunia 2022, dijadwalkan tiba di Meksiko pada Selasa sore. Sesi latihan perdana akan digelar malam harinya di Monterrey.

Mantan gelandang internasional Tunisia, Wahbi Khazri, tetap bertahan sebagai asisten pelatih. Ia akan membantu Renard beradaptasi dengan cepat.

Renard dikenal sebagai spesialis turnamen internasional.

Ia pernah membawa Maroko ke Piala Dunia 2018 dan menciptakan kejutan dengan mengalahkan Argentina bersama Arab Saudi pada 2022.

>>> LPDP Kelola Dana Abadi Pendidikan Rp 180,81 Triliun Hingga Mei 2026

Karakter tegas Renard diharapkan mampu meredam ego pemain dan memulihkan mental tim. Publik Tunisia menaruh harapan besar padanya.

Hubungan Lamouchi dengan pemain dan federasi memburuk sejak awal. Ketegangan di kamar ganti membuat suasana tidak kondusif.

Pemecatan Lamouchi diumumkan pada Senin malam setelah evaluasi menyeluruh. Langkah ini diambil demi menyelamatkan reputasi Tunisia di pentas dunia.

Renard memiliki sejarah rivalitas dengan pelatih Indonesia, Shin Tae-yong.

>>> Game RPG Crayon Shinchan Go Rilis Kode Redeem Mei 2026

Keduanya pernah bertemu di laga persahabatan 2017 yang dimenangkan Maroko 3-1, dan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0.