Harapan publik untuk melihat aksi Neymar di Piala Dunia 2026 semakin menipis. Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) tidak lagi berani memprediksi waktu pasti kembalinya sang penyerang ke lapangan.

Neymar dilaporkan sudah hampir satu bulan absen bermain maupun berlatih. Kondisi ini tidak sesuai dengan target awal tim pelatih, sehingga CBF terpaksa mengubah strategi pemulihan.

>>> OJK Proses Pengembalian Dana 5.832 Lender Dana Syariah Indonesia

Akibat keterbatasan waktu, Neymar diperkirakan tidak bisa memperkuat Brasil saat berhadapan dengan Haiti pada pertandingan kedua Grup C.

Peluang tampil baru terbuka pada laga ketiga melawan Skotlandia pada 24 Juni mendatang, dengan catatan kondisinya membaik.

Tim Medis Terapkan Kehati-hatian

Tim medis Brasil memilih menerapkan langkah yang sangat hati-hati demi mencegah risiko cedera berulang pada betis kanan.

Oleh karena itu, Neymar kemungkinan besar baru akan diturunkan dalam kondisi mendesak, terutama saat memasuki fase gugur.

Meskipun pemeriksaan medis terbaru menunjukkan perkembangan positif, hasil tersebut belum cukup untuk membawa Neymar ke tahap latihan fisik penuh di lapangan.

Saat ini, sang pemain masih harus fokus menjalani program penguatan otot.

>>> Qualcomm Luncurkan Snapdragon Reality Elite untuk Komputasi Spasial dan XR Generatif

Target pemulihan tiga pekan yang direncanakan tim dokter sebenarnya hampir tercapai. Namun, kondisi fisik Neymar dinilai belum ideal untuk atmosfer kompetitif, sehingga peluangnya tampil melawan Haiti sangat kecil.

Tekanan publik yang terus meningkat membuat CBF mulai membatasi informasi mengenai kondisi terkini Neymar. Langkah ini memicu kritik dari internal federasi karena dianggap memicu spekulasi negatif di masyarakat.

"Neymar bekerja dengan fokus. Harapannya dia bisa pulih dan kembali bersama tim pekan depan.

Dia punya kualitas dan pengalaman penting bagi skuad," ujar Ancelotti.

Situasi internal tim dilaporkan semakin berubah setelah Brasil mencatat hasil kurang memuaskan saat menghadapi Maroko di pertandingan pembuka.

>>> Kiper Tanjung Verde Vozinha Cetak Rekor Berkat Tahan Imbang Spanyol

Kritik tajam yang berdatangan membuat tim semakin tertutup, termasuk membatasi wawancara pemain dan akses bagi media.