Tim nasional Irak akan berhadapan dengan Norwegia dalam pertandingan pembuka babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, pada Rabu, 17 Juni 2026 pagi WIB.

>>> Prancis Turunkan Skuad Bintang Lawan Senegal di Grup I Piala Dunia

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim yang berada di grup yang sama.

Irak melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 melalui babak play-off.

Mereka membawa modal positif setelah menahan imbang Spanyol 1-1 serta mengalahkan Bolivia dan Andorra dalam laga uji coba.

Namun, skuad berjuluk Singa Mesopotamia tersebut dipastikan kehilangan gelandang Ali Yahya yang mengalami cedera hamstring menjelang laga perdana ini.

Di kubu lawan, Norwegia datang dengan komposisi pemain yang lebih diunggulkan dan skuad yang hampir lengkap.

Mereka diperkuat penyerang tajam Erling Haaland dan pengatur serangan Martin Odegaard.

>>> Los Angeles FC Pinjamkan Adrian Wibowo ke Wacker Innsbruck

Tim asal Eropa ini memiliki catatan meyakinkan menjelang turnamen setelah mengalahkan Swedia 3-1 dan menumbangkan Italia dengan skor telak 4-1.

Pertandingan ini juga akan menjadi panggung duel lini tengah antara gelandang muda Irak, Zidane Iqbal, yang diharapkan mampu meredam pergerakan Martin Odegaard.

Jika pasokan bola ke lini depan dapat dihentikan, peluang Irak untuk mengamankan poin dalam pertemuan pertama sepanjang sejarah kedua negara ini tetap terbuka.

Pengamat sepak bola memprediksi keunggulan kualitas individu pemain Norwegia akan menjadi pembeda besar dalam menentukan hasil akhir di lapangan hijau.

"Jika Irak mampu menghentikan distribusi bola Odegaard, peluang meraih poin tetap terbuka," kata pengamat sepak bola dalam laporan Suara Merdeka.

>>> Gua Onkalo di Finlandia Siap Jadi Tempat Penyimpanan Abadi Limbah Nuklir

Pertarungan sengit di lini udara juga diprediksi akan terjadi saat penyerang Irak, Aymen Hussein, berhadapan langsung dengan barisan pertahanan Norwegia yang dikawal oleh Kristoffer Ajer dan Leo Ostigard.