Persaingan ponsel kelas menengah di Indonesia semakin ketat dengan hadirnya POCO X8 Pro dan iQOO Z11. Kedua perangkat ini menawarkan spesifikasi tinggi di kisaran harga Rp5 jutaan.

POCO X8 Pro sudah lebih dulu meluncur di Indonesia pada April 2026. Tidak lama kemudian, BBK Group merilis iQOO Z11 5G untuk bersaing di segmen yang sama.

>>> Herve Renard Resmi Latih Timnas Tunisia Gantikan Sabri Lamouchi

Perbandingan Harga dan Varian Memori

POCO X8 Pro hadir dalam tiga varian: 8GB/256GB seharga Rp4.999.000, 8GB/512GB Rp5.399.000, dan 12GB/512GB Rp5.799.000.

Sementara iQOO Z11 dibanderol Rp4.999.000 untuk 8GB/128GB, Rp5.699.000 untuk 8GB/256GB, dan Rp6.899.000 untuk 12GB/256GB.

Perlu dicatat, iQOO Z11 versi Indonesia menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4, berbeda dengan versi China yang memakai MediaTek Dimensity 8500.

Performa dan Dapur Pacu

POCO X8 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8500 Ultra dengan fabrikasi 4nm dan penyimpanan UFS 4.1.

Hasil pengujian menunjukkan performa game stabil pada frame rate tinggi serta navigasi yang responsif.

iQOO Z11 menggunakan Snapdragon 7s Gen 4 dengan penyimpanan UFS 3.1. Secara spesifikasi, POCO unggul dalam kecepatan pemrosesan dan grafis.

Layar dengan Karakter Berbeda

iQOO Z11 memiliki layar AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak 5.000 nits.

Sementara POCO X8 Pro mengusung layar 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz, namun sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+.

>>> Logitech G Luncurkan G3 Series: Performa Pro dengan Harga Bersahabat

Baterai dan Pengisian Daya

iQOO Z11 unggul di kapasitas baterai dengan 9.020 mAh, memecahkan rekor MURI sebagai baterai smartphone terbesar di Indonesia.