Pasar kendaraan hybrid di Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan segmen mobil lainnya pada Mei 2026.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pengiriman mobil hybrid dari pabrik ke diler mencapai 7.815 unit pada bulan tersebut.

>>> Harga Bitcoin Bangkit ke US$ 67.000 Usai Anjlok ke US$ 60.000

Angka itu turun 7,1 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 8.414 unit.

Namun secara akumulatif Januari hingga Mei 2026, penjualan wholesale hybrid mencapai 34.151 unit atau naik 49,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya 22.819 unit.

Dominasi Toyota di Puncak

Toyota Veloz Hybrid sukses mempertahankan posisi puncak dengan pengiriman 2.378 unit selama Mei 2026.

Di posisi kedua, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid membuntuti ketat dengan 2.312 unit.

Kombinasi kedua model Toyota ini menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar nasional dengan total 4.690 unit.

>>> Samir Proyeksikan Pembiayaan Fintech Lending Tumbuh Positif

Peringkat ketiga ditempati Suzuki XL7 Hybrid dengan penjualan 618 unit, disusul Suzuki Fronx Hybrid di urutan keempat dengan 458 unit.

Toyota Yaris Cross Hybrid menempati peringkat kelima dengan 374 unit, sementara Honda HR-V Hybrid berada di posisi keenam dengan 318 unit.

Persaingan Kelas Premium dan Merek China

Di segmen premium, Toyota Alphard Hybrid menduduki peringkat ketujuh nasional dengan distribusi 309 unit.

Untuk merek China, Chery Tiggo Cross CSH menjadi yang terdepan dengan penjualan 219 unit.

>>> Cara Membuat NIB Online Lengkap dengan Syarat dan Manfaatnya

Lexus RX 350h menjadi model paling diminati di jajaran premium dengan 38 unit, diikuti Lexus LM sebanyak 30 unit dan Lexus ES/LS 700h sebanyak 24 unit.