Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat perluasan lahan pertanian untuk tanaman tebu hingga Juni 2026 mencapai sekitar 598 hektare.

Angka tersebut melebihi target tambahan luas lahan tebu sebesar 350 hektare yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

>>> KSP Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis Pelajar di Penjaringan Jakarta Utara

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan capaian ini merupakan hasil kerja bersama semua pihak dalam mendukung gerakan nasional percepatan swasembada gula.

"Di sawah tegal ini merupakan salah satu titik perluasan lahan tebu, dan di sini sudah mulai ditanam luasnya sekitar 5 hektare," kata Bupati Rio saat kegiatan panen dan tanam tebu serentak program Bongkar Ratoon bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual di Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Kamis.

>>> Rektor UP: Nilai Pancasila Bukan Hafalan, Tapi Implementasi

Program Bongkar Ratoon Capai 1.800 Hektare

Target program peremajaan tanaman tebu atau bongkar ratoon di Situbondo tahun ini ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian seluas 3.076 hektare.

Hingga pertengahan Juni 2026, capaian peremajaan atau tanam bibit tebu sudah mencapai sekitar 1.800 hektare, baik di sawah irigasi maupun sawah tegal.

>>> Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Gorontalo

"Tentu kami optimistis mencapai target program Bongkar Ratoon dan menjadi penyumbang swasembada gula yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," ujar Rio.