PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) gencar melakukan ekstensifikasi lahan tanaman tebu di Pulau Jawa dan Sulawesi. Langkah ini bertujuan mempercepat target swasembada gula konsumsi nasional pada 2027.

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menyatakan bahwa korporasi fokus mendongkrak volume produksi gula domestik.

>>> Keito Nakamura Dituduh Langgar Aturan Pelindung Tulang Kering di Piala Dunia 2026

Upaya tersebut dijalankan melalui subholding PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN/Sugar Co) dengan peta jalan ekspansi lahan.

Prioritas perluasan areal tebu difokuskan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi. Pemilihan lokasi didasarkan pada pertimbangan nilai keekonomian yang matang.

Menurut Aris, wilayah Sumatra memiliki tingkat kompetitif rendah untuk tebu. Lahan di sana lebih menguntungkan jika dialokasikan untuk kelapa sawit.

>>> Daftar Acara Trans TV Rabu, 17 Juni 2026 Ada Film Bioskop Zombieland: Double Tap dan Follow Me, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar + Link

"Sumatra mungkin agak sulit karena secara perhitungan hampir sama, tapi lebih menguntungkan komoditas sawit secara ekonomis.

Maka pengembangan areal tebu kita kembangkan di Jawa Timur, Jawa Tengah, sedikit Jawa Barat, dan juga di Sulawesi," ujar Aris dalam media gathering di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Proses penambahan luas lahan tebu baru terus berjalan dinamis setiap hari. Manajemen PTPN I belum merilis angka final total luasan area ekspansi yang dibidik.

>>> Klasemen Grup G Piala Dunia 2026: Selandia Baru Puncaki Usai Laga Perdana Imbang

"Karena pengembangannya bertambah hampir setiap hari untuk luas areal baik di Jawa maupun Sulawesi," kata Aris.