Target produktivitas padi biosalin dipatok 6 hingga 7 ton per hektare, sementara ikan nila salin ditargetkan berbobot rata-rata 300 gram per ekor saat panen.

Rencana pengembangan ke depan juga mencakup penanaman pohon mangrove di sekitar area budidaya untuk menekan abrasi dan menjaga stabilitas ekologi.

Sebelum di Batang, model budidaya padi biosalin sudah diterapkan di Mangunharjo (Semarang) dan Kabupaten Jepara dengan hasil positif.

Ekspansi lahan di Semarang tumbuh dari 20 hektare menjadi lebih dari 115 hektare, sementara realisasi panen di Jepara mencapai 22 hektare dengan nilai ekonomi sekitar Rp 1,23 miliar.

>>> Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk sebagai Direktur Utama BEI Periode 2026-2030

Secara akumulatif, total nilai ekonomi dari program padi biosalin yang telah berjalan mencapai sekitar Rp 7,66 miliar.