Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, akan dimulai pada pertengahan Juli 2026.

Bupati Batang Faiz Kurniawan mengatakan peletakan batu pertama dijadwalkan pada 15 Juli 2026. Target penyelesaian pembangunan adalah akhir tahun 2026.

>>> Polisi Ajak Warga Kalibaru Ciptakan Lingkungan Kondusif

"Ya, mulai 15 Juli sudah akan groundbreaking. Jadi Desember ditargetkan selesai," kata Bupati Faiz di Batang, Selasa.

Setelah pembangunan rampung, pemerintah akan merekrut anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Rekrutmen direncanakan pada tahun ajaran mendatang.

"Tahun depan kita sudah bisa merekrut anak-anak SD, SMP, dan SMA dari kelompok yang tidak mampu," ujarnya.

Pada tahap awal, jumlah peserta didik yang ditargetkan mencapai sekitar 300 siswa.

Sasaran utama adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdata dalam sistem data sosial pemerintah.

>>> Tim SAR Evakuasi Tiga Pendaki Kelelahan dan Cedera di Gunung Klabat

Program ini juga menyasar anak-anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

"Kami berharap sekolah ini dapat membantu anak-anak yang terkendala biaya, agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak," kata Bupati Faiz.

Sekolah Rakyat di Desa Clapar dirancang sebagai sekolah berasrama. Fasilitas yang disediakan meliputi ruang kelas, sarana olahraga, dan fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kenyamanan belajar.

Terkait tenaga pendidik, rekrutmen diperkirakan mulai tahun ini hingga menjelang tahun ajaran baru. Namun, kewenangan rekrutmen berada di tangan pemerintah pusat.

Bupati Faiz berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

>>> Daop 6 Yogyakarta Catat 72.596 Penumpang Saat Libur Tahun Baru Islam

"Melalui program ini, kami berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik," pungkasnya.