Pekan pertama Piala Dunia 2026 menyajikan sejumlah kejutan dan rekor langka. Empat pertandingan yang digelar pada Senin (15/6/2026) semuanya berakhir imbang.

Fenomena empat hasil seri dalam satu hari terakhir terjadi 68 tahun lalu, tepatnya pada 15 Juni 1958. Tanggal yang sama dengan momen langka di Piala Dunia 2026.

>>> Natan Putra Detektif Jubun Bercita-cita Jadi Ilmuwan Biologi

Spanyol Tersendat, Tanjung Verde Bersinar

Tanjung Verde, tim debutan asal Afrika, sukses menahan imbang Spanyol tanpa gol. Hasil ini menjadi catatan buruk bagi Spanyol yang melepaskan 27 tembakan tanpa satu gol pun.

Jumlah tembakan tersebut menyamai rekor terbanyak Spanyol tanpa gol dalam satu laga Piala Dunia sejak 1966. Kini Spanyol juga mencatat empat laga beruntun tanpa kemenangan di turnamen ini.

Penyerang Spanyol, Mikel Oyarzabal, mencatat rekor negatif.

Ia menjadi pemain pertama sejak 1966 yang tidak menyentuh bola sama sekali dalam 30 menit awal laga Piala Dunia.

Di sisi lain, kiper Tanjung Verde Vozinha tampil gemilang.

Penjaga gawang berusia 40 tahun itu melakukan tujuh penyelamatan, terbanyak kedua bagi kiper seusianya dalam satu laga Piala Dunia sejak 1966.

Mohamed Salah Cetak Rekor, Mesir Masih Tanpa Kemenangan

Mesir ditahan imbang 1-1 oleh Belgia, memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi delapan laga Piala Dunia (tiga imbang, lima kalah).

>>> 4 Shio Paling Beruntung pada Rabu, 17 Juni 2026: Naga, Macan, Kambing, Anjing

Namun, Mohamed Salah menorehkan sejarah.

Dalam usia 34 tahun, Salah menjadi pemain Afrika tertua yang mencetak assist di Piala Dunia. Rekor sebelumnya dipegang Roger Milla pada 1990.

Sementara itu, Arab Saudi menahan imbang Uruguay 1-1.

Bek Abdulelah Al-Amri menjadi bek pertama Arab Saudi yang mencetak gol di Piala Dunia, sementara kiper Mohammed Al-Owais mencatat sembilan penyelamatan.

Wakil Asia Belum Terkalahkan, CONMEBOL Terpuruk

Pertandingan Iran vs Selandia Baru berakhir 2-2, melengkapi catatan impresif wakil Asia.

Enam tim dari konfederasi Asia belum terkalahkan di laga pembuka, menjadi start terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

>>> KADIN Dukung Kesuksesan Penerbitan Obligasi Global Danantara

Sebaliknya, wakil Amerika Selatan (CONMEBOL) belum meraih satu pun kemenangan. Rentetan hasil imbang ini memperpanjang tren negatif mereka di turnamen.