Bursa Efek Indonesia (BEI) mengonfirmasi sejumlah emiten membagikan dividen tunai untuk buku tahun 2025 pada Rabu, 17 Juni 2026.

Beberapa perusahaan memasuki periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi.

>>> Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Badan Gizi Nasional di Bogor

Enam emiten yang dipastikan membagikan dividen tunai adalah PT Medela Potentia Tbk (MDLA), PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dan PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL).

MDLA mengumumkan dividen tunai sebesar Rp176,56 miliar atau Rp12,6 per saham, dengan rasio 45 persen dari laba bersih Rp398 miliar.

CHEM menebar dividen minimal Rp573 juta atau Rp0,33 per saham, setara 30 persen dari laba bersih entitas induk Rp1,91 miliar.

TPIA menetapkan dividen USD30 juta atau setara Rp6,07 per saham, dengan rasio 2,75 persen dari laba bersih USD1,09 miliar.

SMBR menetapkan Rp3,46 per saham atau Rp34,38 miliar, setara 20 persen dari laba bersih entitas induk Rp171,92 miliar.

IFSH membagikan nilai Rp50 miliar atau Rp26 per saham, dengan rasio 69,3 persen dari laba bersih entitas induk Rp72,14 miliar.

PPGL membagikan dividen final Rp30,46 miliar atau Rp7 per saham, ekuivalen 4,35 kali laba bersih 2025 sebesar Rp7,12 miliar.

Pengumuman hari pembayaran dividen untuk enam emiten ini mencakup tanggal recording date antara 26 Mei hingga 2 Juni 2026.

Cetro Trading Insight menyarankan investor memperhatikan tanggal ex-dividend serta potensi dinamika harga saham.

>>> Lonjakan Pengguna Lumpuhkan Claude AI, Infrastruktur Tak Mampu Menampung

Emiten Lain Masuk Periode Cum Dividen