Selain itu, enam emiten lain juga memasuki periode akhir hak pembayaran dividen atau cum dividen pada Rabu, 17 Juni 2026.

Emiten tersebut adalah Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Sat Nusapersada Tbk (PTSN), Elnusa Tbk (ELSA), Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), Kabelindo Murni Tbk (KBLM), dan Jayamas Medica Industri Tbk (OMED).

Berdasarkan harga penutupan saham pada 15 Juni 2026, TLKM menjadi emiten dengan potensi dividend yield paling menarik, mencapai sekitar 7,58 persen dengan nilai dividen tunai Rp222,08 per saham yang dijadwalkan cair pada 10 Juli 2026.

Posisi kedua ditempati oleh ELSA dengan estimasi dividend yield sebesar 7,26 persen dan nilai dividen tunai Rp44,29 per saham yang akan dibayarkan pada 8 Juli 2026.

Berikut rincian estimasi dividend yield dan jadwal pembayaran untuk enam emiten yang cum dividen pada 17 Juni 2026: TLKM Rp222,08 per saham, yield 7,58%, bayar 10 Juli; ELSA Rp44,29 per saham, yield 7,26%, bayar 8 Juli; ISSP Rp20,00 per saham, yield 5,15%, bayar 10 Juli; PTSN Rp7,03521 per saham, yield 3,01%, bayar 26 Juni; KBLM Rp7,00 per saham, yield 2,45%, bayar 8 Juli; OMED Rp4,08 per saham, yield 2,02%, bayar 9 Juli.

Masing-masing dari keenam emiten tersebut memiliki jadwal ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2026 serta batas recording date pada 19 Juni 2026.

Id. tradingview.

com mengingatkan investor untuk tetap memperhatikan faktor fundamental perusahaan, prospek bisnis, serta potensi penurunan harga saham setelah melewati periode cum dividen.

>>> Dewan Perencana Sidney Setujui Pusat Distribusi Amazon di Maine

Besarnya yield tidak selalu berbanding lurus dengan keuntungan total.