Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Naikkan Harga TBS Petani
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen perusahaan kelapa sawit telah menaikkan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.
Hal ini terjadi setelah pemerintah memperkuat pengawasan tata niaga komoditas tersebut.
>>> Pakar: Kesepakatan Damai Iran-AS Beri Sentimen Positif Pasar Energi
"Harga TBS kelapa sawit sudah naik, 80-85 persen, mungkin saat ini 90 persen sudah naik.
Tetapi yang belum naik, tetap kita telusuri bersama Satgas," kata Amran di Padang, Sumatera Barat, Kamis.
Menurut Amran, intervensi pemerintah mulai menunjukkan hasil nyata. Harga TBS di berbagai daerah berangsur pulih dan bergerak naik sesuai ketentuan pemerintah daerah.
Intervensi dilakukan melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Menteri Pertanian bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Kementerian Pertanian menggelar sedikitnya tiga kali pertemuan intensif dengan pelaku usaha, asosiasi, dan perwakilan petani sawit.
Langkah ini ditempuh setelah harga TBS anjlok beberapa waktu lalu, tidak sejalan dengan kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dunia dan penguatan dolar AS.
Berdasarkan laporan harian Kementerian Pertanian, jumlah perusahaan yang belum menaikkan harga terus menurun. Sebelumnya, sekitar 270 perusahaan teridentifikasi belum menyesuaikan harga, kini menyusut menjadi sekitar 130 perusahaan.
"Kemarin kan 270, sekarang ini tinggal 100 lebih ya, 130-an perusahaan. Jadi tinggal sedikit.
Yang belum menaikkan tetap diperiksa. Nah, sinyalnya sudah naik, tapi kita monitor.
Bukan saja naik lalu turun kembali, tidak. Kita monitor seluruh Indonesia," ujar Amran.
>>> BAKTI Siap Dukung Konektivitas Digital untuk Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa di Area 3T
Mentan menegaskan pemerintah tidak akan berhenti pada pemulihan harga. Pengawasan terus dilakukan agar kenaikan yang sudah dirasakan petani berlangsung berkelanjutan.
Update Terbaru
Menhut: Tren Pengendalian Karhutla Saat El Nino Terus Membaik
Kamis / 18-06-2026, 17:36 WIB
Menteri LH: Butuh 540 Ribu Sekat Kanal di RI agar Karhutla Bisa Nol
Kamis / 18-06-2026, 17:36 WIB
Lima Laporan Pilot Terkait Layang-layang di KKOP Bandara Supadio
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Mandiri Jogja Marathon 2026 Padukan Kompetisi Lari dengan Wisata Budaya
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Pemprov Jateng Sediakan Sekolah Swasta Gratis Lewat Program Kemitraan
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Mengenal Bahaya Merkuri dan Ciri Fisik Kosmetik Ilegal
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2, Motor Adventure dengan Mesin V2 890 cc
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
ShopeePay Bagikan Ide Liburan Sekolah Hemat di Rumah
Kamis / 18-06-2026, 17:35 WIB
Raul Gonzalez: Indonesia Punya Peluang Tampil di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 17:33 WIB
Persija Jakarta Lepas Empat Pemain Lokal Usai Tunjuk Shin Tae-yong
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Situbondo Optimistis Produksi Padi Tembus 500.000 Ton Berkat Pupuk Organik Cair
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Wapres Gibran Ajak Orang Tua Murid dan Pesantren Terlibat dalam Program MBG
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Mumbai Hentikan Pasokan Air untuk Kolam Renang dan Konstruksi
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB
Kinerja CMRY Kuartal III-2026 Diproyeksi Tumbuh Positif di Tengah Tekanan Biaya
Kamis / 18-06-2026, 17:32 WIB






