Keberpihakan terhadap petani merupakan arahan langsung Presiden. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri terus mengawal tata niaga sawit agar lebih sehat, transparan, dan berkeadilan.

Langkah ini juga menjaga kesejahteraan sekitar 15 juta petani sawit yang menggantungkan hidup pada komoditas tersebut.

Pemerintah menilai petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat saat harga CPO dunia meningkat.

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan ultimatum kepada ratusan perusahaan sawit yang belum menyesuaikan harga TBS.

Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap perusahaan yang diduga membeli TBS di bawah harga semestinya.

Hasilnya, pemulihan harga kini mulai dirasakan di berbagai sentra sawit nasional. Sejumlah daerah melaporkan harga TBS bergerak naik mendekati harga acuan pemerintah daerah.

Amran menegaskan pemerintah akan terus hadir sebagai wasit untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan pelaku usaha. "Kita ingin ekosistem sawit yang sehat.

Petani sejahtera, pengusaha juga sejahtera. Yang terpenting, petani tidak boleh dirugikan," tegasnya.

>>> Kementerian UMKM latih pemasaran digital untuk usaha mikro di Balikpapan

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menyesuaikan harga dan pengawasan yang diperketat, pemerintah optimistis pemulihan harga TBS akan semakin merata di seluruh wilayah sentra sawit nasional.