Chery secara resmi menetapkan nama Stockman untuk produk pikap plug-in hybrid (PHEV) terbarunya. Kendaraan niaga tangguh ini dijadwalkan meluncur di pasar Australia pada akhir tahun 2026.

Sebelumnya, mobil ini diperkenalkan kepada publik melalui model prototipe bernama KP31. Pemilihan identitas baru tersebut kini siap menyongsong persaingan di segmen kendaraan komersial.

>>> Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027

Penamaan Stockman diperoleh melalui sayembara publik yang diselenggarakan oleh pihak pabrikan. Kontes tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 20 ribu usulan dari masyarakat Australia.

Melalui proses kurasi yang ketat, panitia menyaring usulan hingga menyisakan sembilan nama dalam daftar pendek. Tahap akhir ditentukan lewat pemungutan suara yang melibatkan sekitar 12 ribu partisipan.

Nama Stockman keluar sebagai pemenang setelah mengamankan lebih dari 25 persen total suara. Usulan ini pertama kali diajukan oleh seorang warga Victoria bernama Steve Kodikara.

Sebagai bentuk apresiasi, Steve Kodikara dipastikan menerima unit pertama dari lini produksi mobil tersebut. Unit ini akan menjadi pengiriman perdana bagi konsumen di Australia.

Sejarah Nama Stockman di Australia

Nama Stockman sendiri sebenarnya memiliki sejarah panjang dalam industri otomotif di Negeri Kanguru.

Suzuki pernah menggunakan nama ini pada akhir era 1970-an untuk varian pikap Suzuki LJ dan Sierra atau Jimny.

Kendaraan roda empat dari Suzuki tersebut kala itu dipasarkan khusus sebagai truk pertanian dengan sistem penggerak empat roda.

Selain itu, brand Mahindra juga sempat memakai nama yang sama pada awal tahun 1990-an.

Mahindra mengaplikasikannya untuk produk pikap berbasis Willys Jeep yang beredar di pasar lokal.

Kendati demikian, tidak ada satu pun pabrikan terdahulu yang mendaftarkan nama tersebut sebagai merek dagang resmi.