Universitas Airlangga (Unair) mencatat pencapaian baru di kancah global.

Dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) 2027, Unair menduduki peringkat 276 dunia dan posisi ketiga terbaik di Indonesia.

>>> NO SENSOR! Video Viral Mahasiswa Unair di Ruang Kelas 2 Menit 31 Detik, Kampus Masih Lakukan Pemeriksaan

Rektor Unair, Muhammad Madyan, menyebut capaian ini bukan sekadar angka.

Menurutnya, ini adalah hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh civitas academica dalam membangun institusi yang unggul dan berdaya saing global.

Peningkatan peringkat didorong oleh beberapa indikator utama.

Salah satunya adalah International Research Network (IRN) yang melonjak ke peringkat pertama di Indonesia, dari sebelumnya posisi kedua.

Indikator Unggulan Unair

Madyan menjelaskan bahwa kerja sama penelitian lintas negara, publikasi bersama, joint supervision, visiting professor, dan kemitraan akademik global berkontribusi besar terhadap penguatan posisi Unair di tingkat internasional.

Indikator International Faculty (IF) juga mencatat kenaikan.

Pada QS WUR 2027, aspek ini membawa posisi nasional Unair naik dari peringkat keempat menjadi ketiga di Indonesia.

>>> Richard Lee Tegaskan Status Mualaf di Sidang PN Tangerang

"Kehadiran dosen dan peneliti dari berbagai negara memperkaya atmosfer akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas jejaring keilmuan global," ujar Madyan.

Performa positif juga terlihat pada indikator Faculty Student Ratio (FSR) yang skornya naik di tingkat dunia dan berhasil mempertahankan peringkat kedua nasional.

Reputasi akademik internasional Unair juga menguat melalui peningkatan skor Academic Reputation.

Ke depan, Unair akan terus memprioritaskan pendidikan bermutu dan riset berdampak.

Madyan menegaskan komitmen untuk memperkuat internasionalisasi, memperluas jejaring riset global, meningkatkan kualitas pendidikan, dan membangun tata kelola yang adaptif serta inovatif.

Seluruh strategi ini dijalankan dengan berpegang pada motto "Excellence with Morality".

>>> Pacific Universal Mulai Tender Offer Saham MAPI Rp12,6 Triliun

Madyan berharap pencapaian ini menjadi energi baru untuk terus berinovasi demi Unair yang semakin berdampak bagi Indonesia dan dunia.