Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta di Jakarta Selatan mulai memulihkan aktivitas penjualan bensin setelah sempat mengalami kelangkaan pasokan.

Pemulihan operasional terpantau di SPBU BP kawasan Minangkabau Barat, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang kembali melayani pengisian bahan bakar hingga memicu antrean kendaraan roda dua.

>>> Lirik Wonderwall Oasis Kembali Ramai Usai Diputar saat Timnas Inggris Berhasil Kalahkan Kroasia di Piala Dunia 2026

Jaringan ritel asal Inggris tersebut menawarkan produk BP 92 seharga Rp12.930 per liter, BP Ultimate Rp17.240 per liter, dan BP Ultimate Diesel seharga Rp25.060 per liter.

Kondisi normalisasi ini terjadi setelah stok bensin di SPBU BP sempat mengalami kekosongan yang berlangsung bahkan sebelum penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 10 Juni lalu.

Kendati demikian, laporan lapangan menunjukkan proses pemulihan pasokan ini belum merata pada seluruh merek SPBU swasta di ibu kota.

Hambatan Distribusi di SPBU Shell dan Vivo

Hambatan distribusi masih terlihat di SPBU Shell Jalan Prof. DR.

>>> Rekor Baru, 3.623 Orang Terjebak di Pegunungan Jepang pada 2025

Soepomo, Tebet, yang terpantau belum menyediakan produk bensin dan hanya menjual V-Power Diesel seharga Rp24.490 per liter.

Situasi serupa juga melanda SPBU Vivo di Jalan Letjen M. T.

Haryono, Tebet, yang menghentikan sementara operasionalnya dengan memasang pagar barikade merah-putih di pintu masuk.

Pihak pengelola SPBU Vivo mengonfirmasi bahwa operasional gerai baru akan dibuka kembali pada pukul 14.00 WIB.

>>> Mentan: Infrastruktur Diperkuat untuk Mitigasi El Nino Godzilla

Papan informasi SPBU tersebut menunjukkan bahwa stok yang tersedia hanya untuk jenis Revvo 95 seharga Rp17.240 per liter dan Primus Diesel Plus Rp25.060 per liter, sedangkan varian Revvo 92 masih kosong.