Kevin Warsh Debut Pimpin Pengumuman Suku Bunga The Fed
Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, dijadwalkan mengumumkan kebijakan suku bunga acuan pada Rabu (17/6/2026) di Washington.
Pengumuman ini menjadi debut bagi Kevin Warsh sebagai Ketua Dewan Gubernur yang baru menggantikan Jerome Powell.
>>> Harga Emas Pegadaian 18 Juni 2026 Turun, Galeri 24 hingga UBS Kompak Melemah
Pelaku pasar memprediksi suku bunga acuan akan dipertahankan pada kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.
Kebijakan ini dikeluarkan di tengah kekhawatiran inflasi akibat konflik dengan Iran. Meskipun harga minyak mentah dunia mulai menurun, tekanan inflasi di AS dinilai masih tinggi.
Kondisi ekonomi domestik AS menunjukkan pasar tenaga kerja yang kokoh dengan tingkat pengangguran sebesar 4,3 persen.
Proyeksi Inflasi dan Suku Bunga
Target inflasi The Fed saat ini masih jauh di atas sasaran dua persen. Sejumlah analis memproyeksikan bank sentral bakal menghapus frasa penyesuaian tambahan dalam pernyataan resmi.
Analis JPMorgan, Michael Feroli, menilai kepemimpinan baru Kevin Warsh berpotensi merombak panduan suku bunga secara signifikan.
"Mungkin komite di bawah Warsh akan mengambil langkah berani untuk menghapus panduan suku bunga secara keseluruhan," ujar Feroli.
>>> KTT G7 di Prancis Berakhir Tanpa Komunike Final untuk Kedua Kalinya
Penghapusan panduan tersebut dipandang sebagai langkah taktis untuk menyatukan kembali suara di dalam komite moneter yang sering terpecah pada periode sebelumnya.
Proyeksi ekonomi kuartalan terbaru mengindikasikan suku bunga akan tetap stabil di level tinggi sepanjang tahun.
Ekonom utama Goldman Sachs, David Mericle, menyoroti dampak pembukaan kembali Selat Hormuz terhadap stabilitas harga energi global.
Menurut Mericle, walau harga minyak turun ke kisaran 80 dolar AS per barel, inflasi berisiko menembus empat persen dalam beberapa bulan mendatang.
Akibatnya, pelonggaran kebijakan moneter atau pemangkasan suku bunga kemungkinan tertunda hingga pertengahan tahun depan.
Transisi kepemimpinan ke tangan Kevin Warsh berlangsung setelah adanya ketegangan politik antara bank sentral dan Gedung Putih.
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan BI-Rate Jadi 5,75 Persen
Kepengurusan baru memikul tanggung jawab ganda untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memulihkan independensi institusi.
Update Terbaru
Program B50 Siap Diterapkan, Bahlil Optimistis Kurangi Impor Solar
Kamis / 18-06-2026, 16:09 WIB
Pemkot Sorong: Alokasi Minyak Tanah Subsidi Capai 1.455 Kl per Bulan
Kamis / 18-06-2026, 16:09 WIB
Kebakaran Semak di Miami Cemari Udara Saat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 16:08 WIB
Timnas Esports Indonesia Lolos ke Babak Utama Asian Games 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:08 WIB
Liverpool Sepakati Klausul Pelepasan Victor Munoz Senilai Rp750 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 16:08 WIB
Guru Siapkan Catatan Rapor Berisi Kata Motivasi Naik Kelas
Kamis / 18-06-2026, 16:08 WIB
Samsat Buka Layanan Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:08 WIB
Pemda Bali Tutup PRIME Skin Clinic karena Layanan Ilegal
Kamis / 18-06-2026, 16:08 WIB
Bahlil Lahadalia Cari Solusi Pasokan Batu Bara Medium untuk PLN
Kamis / 18-06-2026, 16:05 WIB
Pemerintah Pantau Fluktuasi Harga Cabai demi Jaga Rantai Pasok
Kamis / 18-06-2026, 16:05 WIB
Real Madrid Sepakat Rekrut Jose Mourinho, Incar Marcus Rashford
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Ilmuwan China Berhasil Tembus Batas Fisika Reaktor Matahari Buatan
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Bandung Barat Hapus Denda Pajak Daerah untuk Tingkatkan Pendapatan
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB
Mantan Dirut PT MDI Divonis 5 Tahun Penjara Terbukti Korupsi TaniHub
Kamis / 18-06-2026, 16:04 WIB






