BP Batam Lepas Ketergantungan APBN Mulai Tahun Depan
Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk tidak lagi mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mulai tahun 2027.
Sebagai gantinya, lembaga tersebut akan menggunakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dihasilkan dari pengelolaan kawasan.
>>> Pemerintah Targetkan Peluncuran B50 pada Juli 2026 untuk Hentikan Impor Solar C48
Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta pada Rabu (17/6/2026).
Langkah tersebut merupakan wujud kemandirian finansial BP Batam.
Realisasi investasi di Batam sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,3 triliun, atau 115,50 persen dari target awal Rp60 triliun.
Tren positif berlanjut pada triwulan pertama 2026 dengan realisasi investasi Rp17,4 triliun.
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melonjak hingga 216,18 persen pada periode tersebut. Capaian ini menjadi dasar bagi BP Batam untuk mandiri secara finansial.
Apresiasi DPR dan Komitmen BP Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi kebijakan tersebut. Menurutnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah BP Batam tidak meminta APBN dan menggunakan PNBP.
Andre menambahkan bahwa aktivitas ekonomi yang tumbuh pesat di Batam mampu menciptakan pendapatan yang cukup untuk membiayai pengembangan kawasan.
Hal ini mengurangi ketergantungan pada anggaran rutin pemerintah pusat.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menilai kemandirian ini menunjukkan fondasi ekonomi lokal yang kokoh.
>>> Apple Siap Naikkan Harga Perangkat Akibat Krisis Memori Global
Ia menyebut Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengelola potensi kawasan secara produktif.
Penerimaan yang dihasilkan akan dikembalikan untuk membiayai pembangunan, pemeliharaan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku usaha.
Hal ini disampaikan Amsakar dalam kesempatan yang sama.
Update Terbaru
TMGM Masuki Dunia Esports, Jalin Kemitraan Global dengan OG Esports
Kamis / 18-06-2026, 15:35 WIB
Kementerian ESDM Buka Peluang Revisi Harga Batu Bara DMO
Kamis / 18-06-2026, 15:35 WIB
Portugal Imbang 1-1 Lawan Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 15:35 WIB
24 Miliar Data Sensitif Bocor di Server Elasticsearch Publik
Kamis / 18-06-2026, 15:33 WIB
PT Surveyor Indonesia Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional
Kamis / 18-06-2026, 15:32 WIB
Kelurahan Pulau Untung Jawa perkuat pengelolaan sampah dari sumber
Kamis / 18-06-2026, 15:32 WIB
BI Naikkan BI-Rate Jadi 5,75 Persen untuk Jaga Stabilitas Rupiah
Kamis / 18-06-2026, 15:32 WIB
InJourney Kembangkan Empat Bandara pada 2026, Termasuk Minangkabau
Kamis / 18-06-2026, 15:32 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Miliki Enam Mobil Mewah Senilai Rp24 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 15:32 WIB
Prospek Pertumbuhan CMRY Menarik di Tengah Tekanan Bahan Baku
Kamis / 18-06-2026, 15:32 WIB
Jasad Bayi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan di TPU Susukan Ciracas
Kamis / 18-06-2026, 15:30 WIB
PGN Kembali Hadirkan Program Bedah Dapur GasKita 2026
Kamis / 18-06-2026, 15:30 WIB
Kemenimipas Edukasi Santri di Tangerang Cegah TPPO dan TPPM
Kamis / 18-06-2026, 15:30 WIB
Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Pascabencana di Sumatera
Kamis / 18-06-2026, 15:30 WIB






