InJourney Kembangkan Empat Bandara pada 2026, Termasuk Minangkabau
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melanjutkan program pengembangan di empat bandara pada tahun 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi infrastruktur dan fasilitas bandara untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna jasa penerbangan.
>>> Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Miliki Enam Mobil Mewah Senilai Rp24 Miliar
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengungkapkan hal tersebut di Padang, Sumatera Barat, Kamis.
Ia menyebutkan empat bandara yang dikembangkan adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang, dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
Pahlevi menuturkan esensi transformasi adalah terus bergerak dan berubah menjadi lebih baik melalui perbaikan berkelanjutan.
Pengembangan bandara difokuskan pada infrastruktur dan fasilitas yang berorientasi pada pengalaman pelanggan (customer experience).
Pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta
Pengembangan dua bandara tersibuk di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, diharapkan menciptakan standar layanan terbaik yang bisa diimplementasikan di bandara lainnya.
Pahlevi menjelaskan layanan di kedua bandara tersebut dapat menjadi standar global dan meningkatkan posisi mereka dalam daftar 100 bandara terbaik dunia.
Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, pengembangan tahun ini dilakukan di terminal penumpang untuk meningkatkan kapasitas menjadi 32 juta penumpang per tahun.
Setelah terminal, peningkatan kapasitas akan dilanjutkan di sisi udara.
Pengembangan terminal mencakup optimalisasi pier keberangkatan Gate 1-9 Terminal Internasional, termasuk pembangunan penghubung pier, penataan lansekap dan area kursi tunggu, serta perluasan dan beautifikasi fasilitas umum.
Revitalisasi juga dilakukan pada semi outdoor area komersial, area check in, dan pintu keberangkatan.
Selain itu, tengah dibangun jembatan penghubung (connecting bridge) antara Terminal Domestik dan Terminal Internasional.
Update Terbaru
Lenovo Terbitkan Obligasi Konversi Rp35 Triliun untuk Refinancing Utang
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
HIPMI Jakarta Selatan Sukses Gelar Musawarah Fest, Perkuat UMKM
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
IADO Awasi Seleksi Nasional Angkat Besi Menuju Asian Games 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
PBB: Jumlah Anak Korban Konflik 2025 Capai Rekor Tertinggi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Ekonom: Kopdes Harus Salurkan Pinjaman Cepat untuk Saingi Rentenir
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
UMSU dan UniSZA Malaysia Jalin Kerja Sama Internasional
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan Film Pixels Malam Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Yield Obligasi Pemerintah dan Korporasi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Stuffcool Nido: Powerbank 10.000mAh dengan Sertifikasi Qi2.2 dan Kabel USB-C Bawaan
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Amazon Prime Day 2026 di India Digelar 4-6 Juli
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Lima Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Kemenag Gelar Gerakan Verifikasi Arah Kiblat Nasional Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS Jelang Sentimen Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB






