>>> Prospek Pertumbuhan CMRY Menarik di Tengah Tekanan Bahan Baku

Pahlevi mengatakan optimalisasi gate keberangkatan internasional dan connecting bridge akan meningkatkan kenyamanan penumpang serta memangkas waktu check in bagi penerbangan lanjutan.

Sementara di Bandara Soekarno-Hatta, program pengembangan mencakup lanjutan beautifikasi Terminal 3 dan revitalisasi Terminal 1A.

Beautifikasi Terminal 3 meliputi seluruh fasad tenant komersial di area keberangkatan, boarding gate, interior check in, serta fasilitas umum seperti toilet.

Penambahan fasilitas juga dilakukan pada boarding lounge internasional, termasuk game corner.

Revitalisasi Terminal 1A meningkatkan kapasitas dari 5,7 juta penumpang per tahun menjadi 10 juta penumpang per tahun.

Terminal ini akan dilengkapi 36 unit konter check in (dari sebelumnya 25 unit) dan penambahan conveyor belt dari 5 menjadi 7 unit, mampu melayani 3.500 bagasi bersamaan.

Area komersial diperluas menjadi sekitar 6.300 meter persegi dari sebelumnya 4.400 meter persegi.

Pengembangan Bandara Minangkabau dan Depati Amir

Di Bandara Minangkabau Padang, pengembangan meliputi terminal baru seluas sekitar 47 ribu meter persegi yang dapat menampung 5,7 juta penumpang per tahun, naik signifikan dari sebelumnya 2,7 juta penumpang per tahun.

Perluasan dilakukan pada area kedatangan domestik dan internasional, boarding lounge, area komersial, serta lansekap terminal.

Sementara di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, terminal dikembangkan menjadi seluas 30 ribu meter persegi dengan kapasitas 3 juta penumpang per tahun, naik dari 1,5 juta penumpang per tahun.

Pengembangan mencakup perluasan area check in, penataan curbside, security check point, area komersial, pembaruan lansekap, serta beautifikasi interior di seluruh area terminal.

>>> Jasad Bayi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan di TPU Susukan Ciracas

InJourney Airports, sebagai pengelola 37 bandara, berkomitmen melakukan peningkatan pelayanan di seluruh bandara untuk meningkatkan pengalaman penumpang.