Warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan dalam kondisi terbungkus plastik hitam di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis pagi.

Ketua RW setempat, Wahyu, mengatakan penemuan bermula saat seorang warga mencium bau menyengat dari area pemakaman sekitar pukul 08.30 WIB.

>>> PGN Kembali Hadirkan Program Bedah Dapur GasKita 2026

Warga kemudian memeriksa sumber bau dan menemukan bungkusan plastik hitam dengan kaki bayi terlihat di area makam.

Setelah memastikan isinya, warga melaporkan temuan itu ke Bhabinkamtibmas dan pihak RW.

"Sekitar pukul 08.30 WIB, saya ditelepon warga yang melaporkan adanya mayat bayi.

Setelah itu, warga juga melaporkan ke Bhabinkamtibmas, dan kami langsung menuju lokasi," kata Wahyu di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis.

Saat Wahyu tiba sekitar pukul 09.00 WIB, anggota Bhabinkamtibmas, warga, dan petugas Polsek Ciracas sudah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

>>> Kemenimipas Edukasi Santri di Tangerang Cegah TPPO dan TPPM

Tim forensik juga datang untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad bayi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi memperkirakan bayi itu telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

"Kurang lebih 2-3 hari meninggal sebelum ditemukan warga, karena sudah membusuk, mengeluarkan bau, dikerumuni lalat. Sekarang, kami masih menunggu lebih lanjut hasil penyelidikan Polres Metro Jakarta Timur.

Kasus ini ditangani Polsek Ciracas," ucap Wahyu.

Pihak RW bersama pengurus lingkungan akan melakukan pendataan dan koordinasi dengan para ketua RT dan kader setempat untuk membantu penyelidikan.

>>> Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Pascabencana di Sumatera

Wahyu berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.