Kemenimipas Edukasi Santri di Tangerang Cegah TPPO dan TPPM
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan edukasi kepada santri Pondok Pesantren Tahfizh Darul Quran di Tangerang, Banten, mengenai pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyeludupan manusia (TPPM).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Binaan Imigrasi yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang pada Kamis.
>>> Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Pascabencana di Sumatera
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang Hasanin menyatakan bahwa pihaknya menyasar berbagai fasilitas pendidikan, termasuk pondok pesantren, SMA, dan perguruan tinggi, dalam program tersebut.
"Kami melihat Pondok Pesantren Darul Quran ini juga ada potensi, anak-anak muda tidak hanya sekolah SMA, perguruan tinggi juga.
Fungsinya hanya untuk mengedukasi masyarakat yang sudah usia produktif yang rentan dengan kegiatan yang berpotensi menjadi korban TPPO," kata Hasanin.
Pesantren asuhan Ustadz Yusuf Mansur ini merupakan pesantren kedua yang dikunjungi petugas Imigrasi dari target tujuh pesantren di Tangerang yang akan diedukasi tentang pencegahan TPPO/TPPM.
Hasanin menjelaskan bahwa Desa Binaan Imigrasi merupakan salah satu dari 15 program strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Sejak 2025 hingga saat ini, sudah terbentuk sekitar 50 desa binaan Imigrasi di Kota Tangerang, salah satunya di Dongkal Raya, Ketapang, tempat Ponpes Tahfizh Darul Quran berdiri.
Selain edukasi tentang bahaya TPPO dan TPPM, kegiatan ini juga menyediakan layanan paspor simpatik bagi santri, staf ponpes, dan orang tua murid.
Menurut Hasanin, santri Ponpes Tahfizh Darul Quran potensial karena hampir setiap tahun mengirimkan santri ke luar negeri.
>>> BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan
Update Terbaru
Lenovo Terbitkan Obligasi Konversi Rp35 Triliun untuk Refinancing Utang
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
HIPMI Jakarta Selatan Sukses Gelar Musawarah Fest, Perkuat UMKM
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
IADO Awasi Seleksi Nasional Angkat Besi Menuju Asian Games 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
PBB: Jumlah Anak Korban Konflik 2025 Capai Rekor Tertinggi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Ekonom: Kopdes Harus Salurkan Pinjaman Cepat untuk Saingi Rentenir
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
UMSU dan UniSZA Malaysia Jalin Kerja Sama Internasional
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Bioskop Trans TV Tayangkan Film Pixels Malam Ini
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Yield Obligasi Pemerintah dan Korporasi
Kamis / 18-06-2026, 16:44 WIB
Stuffcool Nido: Powerbank 10.000mAh dengan Sertifikasi Qi2.2 dan Kabel USB-C Bawaan
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Amazon Prime Day 2026 di India Digelar 4-6 Juli
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Lima Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Kemenag Gelar Gerakan Verifikasi Arah Kiblat Nasional Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS Jelang Sentimen Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB






