Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menegaskan komitmen untuk memastikan dampak investasi menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menyebut setiap penerimaan akan dimanfaatkan secara efektif untuk memperkuat infrastruktur dan mendukung aktivitas ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan aset strategis seperti pelabuhan dan perizinan lahan terus dilakukan. Li Claudia menjelaskan penerimaan dari aset dan layanan tersebut dikembalikan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis menekankan pentingnya transparansi dan kecepatan pelayanan birokrasi.

Menurutnya, kemandirian finansial harus diperkuat dengan pelayanan investasi yang cepat, transparan, dan terukur.

Semakin tinggi kepercayaan investor, semakin besar aktivitas ekonomi dan penerimaan kawasan. Fary menambahkan bahwa sistem ini diharapkan menjadi percontohan bagi tata kelola wilayah keuangan negara lainnya.

>>> Matador Hadirkan Busana Pria Ukuran Jumbo hingga 9XL

Kemandirian pembiayaan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada anggaran pemerintah pusat, tetapi juga membuktikan bahwa pengelolaan kawasan yang profesional mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan keuangan negara.