24 Miliar Data Sensitif Bocor di Server Elasticsearch Publik
Sebuah database raksasa berisi 24 miliar informasi sensitif ditemukan bocor dan dapat diakses publik di internet. Data tersebut tersimpan di server Elasticsearch yang tidak terlindungi.
Volume informasi dalam kluster tersebut dilaporkan melebihi 8,3 TB. Hal ini menjadikannya salah satu arsip data bocor terbesar yang pernah ditemukan.
>>> PT Surveyor Indonesia Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional
Temuan ini diungkap oleh tim Cybernews berdasarkan laporan TechRadar pada Kamis (18/6/2026). "Kebocoran data kredensial ini berbahaya karena ukurannya yang sangat besar," kata tim Cybernews.
Data yang terekspos sebagian besar dikumpulkan oleh infostealer. Informasi yang bocor mencakup alamat email, username, hingga password dalam bentuk plaintext.
"Karena data tersebut bocor secara online, miliaran akun yang terdampak berisiko diambil alih, terutama jika tidak dilindungi dengan otentikasi multi-faktor," sambung tim Cybernews.
Peneliti juga mengidentifikasi URL login beserta sumber log dari 36 sumber berbeda. Sumber tersebut termasuk dari saluran Telegram berbahasa Inggris dan Rusia.
>>> InJourney Airports Kembangkan Empat Bandara untuk Tingkatkan Standar Pelayanan
Sekitar 260 juta data di antaranya terindikasi berasal dari kanal Telegram yang memuat kata 'Darkside'. Darkside adalah kelompok ransomware yang pernah menyerang Colonial Pipeline beberapa tahun lalu.
Arsip data tersebut langsung dikunci setelah ditemukan.
Analisis mendalam mengenai usia temuan belum dapat diselesaikan, meskipun database ini dipastikan diperbarui berkala berdasarkan temuan artikel berita dari Februari 2026 di dalamnya.
>>> SPPG Karya Bakti Jiput Terapkan Standar Hotel di Program Makan Bergizi Gratis
Pemilik database raksasa ini hingga kini masih belum diketahui identitasnya.
Update Terbaru
Stuffcool Nido: Powerbank 10.000mAh dengan Sertifikasi Qi2.2 dan Kabel USB-C Bawaan
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Amazon Prime Day 2026 di India Digelar 4-6 Juli
Kamis / 18-06-2026, 16:41 WIB
Lima Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Kemenag Gelar Gerakan Verifikasi Arah Kiblat Nasional Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS Jelang Sentimen Ekonomi
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.794 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Ketrosden Triasmitra dan Ekamas Mora Republik Resmi Operasikan SKKL Rising 8
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Panduan Memperbaiki Baterai Lithium-ion Motor Listrik yang Performanya Menurun
Kamis / 18-06-2026, 16:40 WIB
Gubernur Banten Minta Dunia Usaha Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Kamis / 18-06-2026, 16:37 WIB
MRT Jakarta Sambut Dukungan KSP untuk Percepatan Pembangunan Fase 2A
Kamis / 18-06-2026, 16:36 WIB
CEO Apple Isyaratkan Harga Produk Bakal Naik Imbas Biaya Komponen Melonjak
Kamis / 18-06-2026, 16:36 WIB
Transaksi Pembayaran Digital Tembus 5,22 Miliar pada Mei 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:36 WIB
Dosen IPB University Jelaskan Alasan Ilmiah Tubuh Merinding
Kamis / 18-06-2026, 16:36 WIB
Kanada dan Qatar Berburu Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:36 WIB






