KPK Dalami Pengaturan Lelang di Kemenhub saat Periksa Dosen PTDI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pengaturan lelang di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Pendalaman ini dilakukan saat penyidik memeriksa dosen Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI), Dandun Prakosa, sebagai saksi pada Rabu (17/6).
>>> Lockton Tunjuk Stéphane Lespérance sebagai CEO Divisi Kanada
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, saksi hadir dan penyidik mendalami dugaan pengaturan lelang. Hal itu disampaikan Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis.
Selain itu, KPK juga mendalami pemberian sejumlah imbalan atas proyek kepada pihak-pihak di Kemenhub.
Pemeriksaan dilakukan terhadap Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan periode 2020-2023 dalam penyidikan kasus suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub.
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surakarta yang juga menjabat Direktur PT Pijar Utama dan Direktur PT Indria Putra Persada, Ferry Septha Indrianto, belum memenuhi panggilan KPK sebagai saksi pada tanggal tersebut.
Pemeriksaannya dijadwalkan ulang.
Perkara Suap Proyek Kereta Api
Kasus ini terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah pada 11 April 2023.
>>> Samsung Galaxy A07 4G Jadi HP Android Terlaris Global Awal 2026
Instansi tersebut kini bernama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang.
Dalam penyidikan perkara itu, KPK awalnya menetapkan 10 orang sebagai tersangka dan menahan mereka terkait dugaan korupsi proyek pembangunan serta pemeliharaan jalur kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan 21 tersangka, termasuk anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024 Sudewo.
Dua perusahaan juga telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi.
Perkara tersebut mencakup proyek jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, pembangunan jalur kereta api di Makassar, empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, serta proyek perbaikan perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.
>>> KPK Dalami Pembelian ATG pada Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina
KPK menduga terjadi pengaturan pemenang proyek melalui rekayasa proses pengadaan, mulai dari tahap administrasi hingga penetapan pemenang tender.
Update Terbaru
Yen Jepang Merosot ke 160,6 per Dolar AS, Terendah Sejak Juli 2024
Kamis / 18-06-2026, 11:29 WIB
PSS Sleman Siapkan Anggaran Besar untuk Super League 2026/2027
Kamis / 18-06-2026, 11:29 WIB
BAIC Indonesia Beri Diskon Hingga Rp 50 Juta Sepanjang Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:29 WIB
Fadly Faisal Buka Suara soal Tudingan Pro-LGBT Usai Kenakan Kaus Bermotif Bra
Kamis / 18-06-2026, 11:28 WIB
Konsumsi Listrik Asia Tenggara Melonjak Akibat Penggunaan Pendingin Ruangan
Kamis / 18-06-2026, 11:28 WIB
Wapres Gibran Tinjau MBG di Ende, Soroti Kondisi Kelas yang Gelap
Kamis / 18-06-2026, 11:28 WIB
Kemenhut: Papua Pegunungan Berperan Strategis Kendalikan Emisi GRK RI
Kamis / 18-06-2026, 11:28 WIB
Anwar Ibrahim dan Putin Bahas Kerja Sama Energi hingga Mata Uang Lokal
Kamis / 18-06-2026, 11:28 WIB
Putin Tegaskan Rusia Siap Lanjutkan Kemitraan Strategis dengan ASEAN
Kamis / 18-06-2026, 11:28 WIB
Samsung Rilis Update Keamanan Juni 2026 untuk Galaxy Z Fold 6 dan Special Edition
Kamis / 18-06-2026, 11:25 WIB
SIM Digital Resmi Jadi Pengganti Fisik, Begini Cara Aktivasinya
Kamis / 18-06-2026, 11:25 WIB
Polisi Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan di GBK Jakarta, Ricuh
Kamis / 18-06-2026, 11:25 WIB
Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:25 WIB
Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang Kongo
Kamis / 18-06-2026, 11:24 WIB






