Fadly Faisal Buka Suara soal Tudingan Pro-LGBT Usai Kenakan Kaus Bermotif Bra
Fadly Faisal menjadi sorotan di media sosial setelah mengunggah sejumlah foto dan video saat berada di London, Inggris. Dalam unggahan tersebut, aktor dan model itu berpose dengan latar Big Ben sambil mengenakan kaus hitam dari label fesyen JW Anderson.
Perhatian publik tertuju pada desain pakaian yang dikenakannya. Kaus tersebut menampilkan gambar bikini dengan teknik trompe-l'œil atau ilusi optik di bagian dada, sehingga memicu beragam reaksi dari pengguna media sosial.
Melalui unggahan yang telah mendapat lebih dari 117 ribu tanda suka, Fadly turut menyematkan keterangan singkat bertuliskan “rancak bana”, ungkapan dalam bahasa Minang yang berarti sangat cantik.
Tak lama setelah diunggah, kolom komentar dipenuhi kritik. Sejumlah warganet menilai pilihan busana tersebut kurang tepat untuk seorang figur publik yang memiliki banyak pengikut di media sosial.
Salah satu akun menyampaikan bahwa penggunaan pakaian dengan motif seperti itu dianggap dapat menimbulkan persepsi tertentu di tengah perdebatan mengenai isu LGBT di Indonesia. Akun tersebut juga mengingatkan Fadly agar lebih berhati-hati dalam membangun citra di ruang publik.
Komentar serupa bermunculan dari pengguna lain. Ada yang meminta unggahan tersebut dihapus, sementara sebagian lainnya menilai gaya berpakaian itu tidak pantas ditampilkan oleh tokoh publik.
>>> Wapres Gibran Tinjau MBG di Ende, Soroti Kondisi Kelas yang Gelap
Fadly Anggap Unggahannya Sekadar Hiburan
Di tengah derasnya kritik yang datang, Fadly Faisal tampaknya tidak terlalu mempersoalkan respons negatif tersebut. Melalui unggahan di Insta Story, kakak Fujianti Utami itu memberikan tanggapan singkat terkait kontroversi yang muncul.
"Ini hanya untuk seru-seruan doang," ujar Fadly.
Pernyataan itu menjadi respons pertamanya setelah unggahan foto di London tersebut memicu perdebatan dan berbagai penilaian dari warganet.
Update Terbaru
Elon Musk Kembangkan Chip AI Lebih Murah dan Kencang, Tantang Nvidia
Kamis / 18-06-2026, 12:33 WIB
IHSG Anjlok 1,06 Persen ke 6.154,92 pada Sesi I Kamis 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:33 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.796 per Dolar AS, Tertekan Faktor Global
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Swiss Hadapi Bosnia-Herzegovina di Laga Kedua Grup B Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Elon Musk Kembangkan Chip AI Lebih Kencang dan Murah dari Nvidia
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Agen AI di Moltbook Ciptakan Agama Digital Sendiri
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
OJK Tetapkan Jajaran Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Menaker Dorong Pemerataan Peserta dan Perusahaan di Magang Nasional 2026
Kamis / 18-06-2026, 12:32 WIB
Aspermigas: Ruang Penurunan Harga Pertamax Terbuka Lebar
Kamis / 18-06-2026, 12:29 WIB
Tamara Tyasmara Nilai Vonis 20 Tahun Yudha Arfandi Belum Setimpal
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Trailer Spider-Man: Brand New Day Isyaratkan Peran Sadie Sink sebagai Jean Grey
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Roblox Terapkan Klasifikasi Akun Berdasarkan Usia Secara Global
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
Pratinjau Swiss vs Bosnia: Nati Incar Tiga Poin di Los Angeles
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB
LPEI: Ekspor Kakao RI Tumbuh 36% di Tengah Tekanan Pasokan Global
Kamis / 18-06-2026, 12:28 WIB






