Skenario dasar Goldman Sachs menilai ruang gerak bank sentral sangat sempit. Data inflasi mendatang akan menjadi penentu utama, meskipun The Fed masih berpeluang menghindari kenaikan.

Analis Morgan Stanley Wealth Management, Ellen Zentner, mengantisipasi jeda waktu bagi penurunan suku bunga hingga inflasi benar-benar mereda.

"Meskipun pernyataannya lebih hawkish, kami masih memperkirakan langkah berikutnya dari The Fed kemungkinan adalah penurunan suku bunga, tetapi dibutuhkan waktu," katanya.

Tekanan inflasi diproyeksikan mereda dalam beberapa bulan mendatang seiring membaiknya pasokan minyak dari Timur Tengah.

Analis Global X ETFs menyatakan pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tahun ini.

James McCann dari Edward Jones menambahkan bahwa ambang batas untuk kenaikan suku bunga kini tampak lebih rendah setelah pertemuan dewan gubernur.

"Namun, ambang batas untuk kenaikan suku bunga tampak lebih rendah setelah pertemuan hari ini," ujarnya.

Sebagai langkah awal penanganan kebijakan moneter, Kevin Warsh mengumumkan pembentukan satuan tugas untuk meninjau neraca bank sentral senilai US$6,7 triliun.

>>> Timnas Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Kelompok kerja tersebut akan memeriksa metodologi pelaksanaan kebijakan moneter melalui instrumen suku bunga atau neraca.