Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Kamis (18/6/2026).

Pada Rabu (17/6/2026), IHSG ditutup merosot 34,23 poin atau 0,55 persen ke level 6.220,74.

>>> VinFast Perluas Pasar Mobil Listrik dengan Pembaruan Teknologi

Pelemahan ini dipicu oleh rontoknya indeks saham Wall Street setelah pasar merespons hasil rapat perdana The Fed di bawah Ketua baru Kevin Warsh.

Kebijakan The Fed dinilai lebih hawkish dari perkiraan, sehingga menekan sentimen pasar global.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan situasi regional di mana mayoritas pasar saham Asia-Pasifik justru terpantau menguat pada hari yang sama.

>>> CFMoto V4 SRRR Tembus 315 Km/Jam, Motor Tercepat China

Rekomendasi Saham dari Analis

Menanggapi situasi pasar, sejumlah analis dari berbagai sekuritas memberikan rekomendasi saham pilihan untuk trading beserta target harganya.

Mandiri Sekuritas menyarankan aksi beli untuk beberapa saham pilihan dengan target harga tertentu serta menetapkan batas stop loss dan tingkat support-resistance.

Sementara itu, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan, termasuk AMRT yang menguat 2,89 persen ke level 1.425 dan TINS yang terkoreksi 1,72 persen ke posisi 3.540.

>>> OJK Optimistis Hasil Review MSCI Dorong Arus Modal Asing Masuk

MNC Sekuritas juga menyoroti pergerakan saham ELSA yang menguat 0,82 persen ke level 615 serta saham INKP yang mengalami koreksi sebesar 0,97 persen ke posisi 7.650 akibat tekanan jual.