Saham LUCY Catat Crossing Rp524 Miliar di Pasar Negosiasi
PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mencatat transaksi tutup sendiri atau crossing saham senilai Rp524,49 miliar di pasar negosiasi pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026.
Transaksi tersebut melibatkan 3,78 juta lembar saham dengan harga Rp1.385 per saham, menurut Bloomberg Technoz.
>>> 3.161 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Pengosongan Eks Hotel Sultan
Satu broker, Henan Putihrai Sekuritas, bertindak sekaligus sebagai penjual dan pembeli dalam transaksi ini.
Seiring dengan crossing tersebut, saham LUCY menguat 8,47 persen ke level Rp1.665 per saham pada penutupan perdagangan.
Secara akumulatif, saham LUCY telah melonjak 214,15 persen sejak awal tahun, sementara IHSG merosot 28,06 persen pada periode yang sama.
Bloomberg Technoz telah meminta konfirmasi kepada Corporate Secretary LUCY, Ryad, namun belum mendapat tanggapan hingga berita ditayangkan.
Teguran BEI Terkait Free Float
Sebelum transaksi ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menegur manajemen LUCY akibat kekeliruan penyajian jumlah saham free float.
BEI menemukan perbedaan perhitungan jumlah saham beredar di publik per Maret 2026, yakni 98,85 juta saham dari sebelumnya 197,45 juta saham.
>>> Dokter SMC Malaysia Ungkap Bahaya Gejala Senyap Penyakit Ginjal Kronis
Manajemen LUCY mengakui adanya kesalahan penyampaian informasi terkait kepemilikan saham umum dan afiliasi pengendali, seperti tercantum dalam surat jawaban kepada BEI tanggal 4 Juni 2026.
Kesalahan perhitungan pada kepemilikan saham afiliasi pengendali mencapai sekitar 16,09 juta saham.
Rincian afiliasi tersebut meliputi Fasika Khaerul Zaman sekitar 0,58 persen, Aldi Imam Wibowo 0,32 persen, dan Dr Pratiwi Nugraheni 0,17 persen dari saham beredar.
Berdasarkan data susunan pemegang saham terbaru, PT Delta Wibawa Bersama menguasai sekitar 900,14 juta saham LUCY atau 59,42 persen sebagai pengendali perseroan.
Mayoritas saham lainnya sebesar 383,58 juta saham atau 25,32 persen dipegang oleh Dimas Wibowo selaku pemilik manfaat akhir.
Porsi saham masyarakat non warkat tercatat 222,3 juta saham atau sekitar 14,68 persen.
>>> DPR Sinyal Revisi Formula Perhitungan Lifting Minyak Nasional
Beberapa nama pemegang saham LUCY pada porsi free float adalah Hartono Sukirya 2,84 persen, Marrita Erhar 2,1 persen, Nugrahaning Dyah Larasati 1,37 persen, Agung Purnomo 1,29 persen, dan Refin Satrio 1,2 persen.
Update Terbaru
OJK Imbau Investor Saham Tetap Bijak Jelang Pengumuman Indeks MSCI
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Liverpool Aktifkan Klausul Pelepasan Victor Munoz dari Osasuna
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Meksiko vs Korea Selatan: Perebutan Tiket Fase Gugur Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Menhub Dudy Tetap Bahas Penyesuaian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Ravianto Ramadhan Lolos ke Semifinal Boulder World Climbing Series Innsbruck
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Trump ancam serang lagi Iran jika kesepakatan damai tak dipatuhi
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 per Liter
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Polres Bogor Bangun Delapan Rumah Warga dari Dana Patungan Anggota
Kamis / 18-06-2026, 10:55 WIB
Saham BBCA Memerah ke Rp 6.125 akibat Tekanan Jual Pasca-Ex Date Dividen
Kamis / 18-06-2026, 10:53 WIB
PN Jakarta Pusat Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan, Ricuh Massa Pengadang
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Rupiah Melemah Tertekan Pernyataan Hawkish The Fed
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Ekonom: Proyek Panas Bumi Tarik Minat Pendanaan Global
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Siswa SMA di Jaksel Meninggal Usai Terjatuh dan Terlindas Bus
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Kemenag: Penyuluh agama harus manfaatkan medsos sebagai sarana dakwah
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB






