Sucor Sekuritas Optimistis IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6.700
Pasar saham Indonesia dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan. Sentimen positif ini tetap terbuka meskipun pergerakan pasar saat ini dibayangi berbagai sentimen negatif.
Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menuju area 6.700 dalam rentang waktu beberapa bulan mendatang.
>>> PT Mekar Asta Nusantara dan Universitas Jember Jalin Kerja Sama Kembangkan SDM Pertanian
Investor tetap perlu memperhatikan dinamika pergerakan jangka pendek setelah penguatan yang terjadi baru-baru ini.
Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas Reyhan Pratama menjelaskan bahwa area 6.000 saat ini menjadi resistance psikologis yang penting.
Sementara itu, area support kuat IHSG berada di sekitar level 5.512.
Potensi kenaikan lanjutan diperkirakan masih terbuka lebar selama posisi support kuat tersebut tidak ditembus.
Sektor komoditas menjadi salah satu area yang direkomendasikan untuk dicermati investor di tengah perkembangan kondisi global.
Sebaliknya, sektor perbankan dinilai perlu lebih selektif. Hal ini mengingat sebagian saham perbankan besar telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi pasar saham dalam negeri saat ini dipandang lebih mencerminkan adanya krisis kepercayaan di kalangan pemodal. Hal ini dibandingkan dengan masalah pada sektor fundamental keuangan.
>>> Timnas Jerman Hancurkan Curacao 7-1 dan Rebut Rekor Gol Piala Dunia dari Brasil
Tekanan yang terjadi pada pasar modal selama beberapa bulan terakhir dipicu oleh kecemasan investor terkait penurunan prospek rating Indonesia.
Selain itu, potensi perubahan posisi Indonesia di indeks global serta volatilitas geopolitik dunia juga menjadi faktor.
Beberapa indikator ekonomi makro saat ini sudah mulai memperlihatkan sinyal perbaikan di pasar.
Bank Indonesia (BI) telah menerapkan langkah agresif demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah lewat kebijakan penyesuaian suku bunga acuan.
Langkah penstabilan pasar tersebut juga didukung oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kedisiplinan pada sektor fiskal negara.
Financial Educator Manager Sucor Sekuritas Hendry Wijaya menyebutkan sejumlah indikator yang perlu diperhatikan investor.
>>> HMD Vibe 2 5G Kini Hadir dengan RAM 6GB dan Penyimpanan 128GB di India
Indikator tersebut antara lain stabilitas nilai tukar rupiah, pergerakan yield Surat Berharga Negara (SBN), dan arus dana asing.
Update Terbaru
Astra Honda Buka Pendaftaran Mudik Bersama 2026 ke Yogyakarta dan Semarang
Senin / 15-06-2026, 15:00 WIB
Aset Negara Tembus Rp 14.600 Triliun, DJKN Kelola Bagian Terbesar
Senin / 15-06-2026, 14:59 WIB
Mengenal Singles Awareness Day, Perayaan Kemandirian Setelah Valentine
Senin / 15-06-2026, 14:59 WIB
DJP Reaktivasi 24.672 Wajib Pajak Dormant untuk Perluas Basis Pajak
Senin / 15-06-2026, 14:59 WIB
Saham BUMI Melonjak 17,83% di Sesi I, Volume Transaksi Tembus Rp1,42 Triliun
Senin / 15-06-2026, 14:59 WIB
Trump Buka Kembali Selat Hormuz Setelah Gencatan Senjata dengan Iran
Senin / 15-06-2026, 14:59 WIB
Ji Sung Bintangi Drakor Terbaru The Judge Returns, Tayang Januari 2026
Senin / 15-06-2026, 14:59 WIB
Suporter Jepang Bersihkan Stadion AT&T Usai Laga Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 14:58 WIB
Ayyoub Bouaddi Tampil Memukau di Debut Piala Dunia, Redam Brasil
Senin / 15-06-2026, 14:57 WIB
Rekomendasi HP Mid-Range dengan Fitur Inovatif yang Rilis hingga April 2026
Senin / 15-06-2026, 14:57 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah 90 Dolar AS per Barel
Senin / 15-06-2026, 14:57 WIB
Cara Mudah Kurangi Kadar Gula dalam Nasi, Aman Buat Diabetes
Senin / 15-06-2026, 14:57 WIB
Folarin Balogun Cetak Brace, Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1
Senin / 15-06-2026, 14:56 WIB
Prabowo Subianto Terima Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka
Senin / 15-06-2026, 14:56 WIB






