Pemerintah Disarankan Moratorium Program Makan Bergizi Gratis untuk Evaluasi Total
Pemerintah disarankan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna evaluasi menyeluruh.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, mengatakan moratorium program MBG hingga tiga bulan jauh lebih efektif dibandingkan sekadar memangkas anggaran atau mengubah fokus pelaksanaan.
>>> Bea Masuk Antidumping Kertas Karton dari Korea, Malaysia, dan Taiwan Mulai 25 Juni 2026
Menurut Huda, persoalan MBG tidak dapat diselesaikan hanya dengan efisiensi anggaran atau pergeseran prioritas.
Akar masalah justru terletak pada desain awal program yang disusun secara terburu-buru dan minim persiapan.
"Desain awal program MBG ini sudah salah dengan persiapan yang terburu-buru, tanpa persiapan yang matang.
Akibatnya program dijalankan dengan prinsip 'yang penting jalan' yang pada akhirnya membuat pelaksanaan menjadi kacau balau," ujar Huda kepada Kontan, Minggu (14/6/2026).
Ia menilai persoalan yang muncul bukan hanya terkait menu makanan yang memicu kasus keracunan atau kualitas gizi yang dipertanyakan, tetapi juga menyangkut tata kelola pelaksanaan yang tidak transparan.
"Penunjukan dapur ataupun yayasan sedari awal sangat rawan tindak korupsi karena tidak ada transparansi," katanya.
Huda menekankan bahwa transparansi mengenai pihak yang menyediakan makanan maupun pengelola dapur merupakan fondasi utama untuk menjamin kualitas program.
Tanpa keterbukaan tersebut, pengawasan terhadap standar makanan menjadi sulit dilakukan.
Karena itu, ia berpandangan bahwa langkah efisiensi anggaran yang kini ditempuh pemerintah bukan solusi yang tepat.
"Maka saya rasa efisiensi ini bukan jalan keluar yang paling baik, melainkan program ini seharusnya diberhentikan terlebih dahulu selama dua atau tiga bulan untuk evaluasi secara total," ujarnya.
Menurut Huda, efisiensi yang dilakukan saat ini lebih banyak didorong oleh keterbatasan fiskal dibandingkan keinginan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola MBG.
Update Terbaru
Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 15 Juni 2026: Emosi Membara, Peluang Karier Terbuka
Senin / 15-06-2026, 07:19 WIB
Kemnaker Buka Pendaftaran Magang Jepang dan Pelatihan Kaigo Lewat SIAPkerja
Senin / 15-06-2026, 07:19 WIB
Ekonomi Indonesia Alami Perlambatan Sementara Akibat Tekanan Daya Beli
Senin / 15-06-2026, 07:19 WIB
Dwayne Johnson Alami Epididymitis, Bukan Kanker Testis
Senin / 15-06-2026, 07:16 WIB
Matt Reeves Mulai Syuting The Batman Part II di London
Senin / 15-06-2026, 07:16 WIB
Pemerintah Berencana Bebaskan PPN Tiket Pesawat Domestik Demi Tekan Harga
Senin / 15-06-2026, 07:13 WIB
Timnas Curacao Kalah Telak 1-7 dari Jerman di Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 07:13 WIB
OpenAI Digugat Ibu Korban Bunuh Diri Terkait ChatGPT
Senin / 15-06-2026, 07:13 WIB
PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk Tebar Dividen Rp97,9 Miliar
Senin / 15-06-2026, 07:13 WIB
BEI Pastikan Perdagangan Saham Tetap Buka di Hari Kejepit 15 Juni 2026
Senin / 15-06-2026, 07:12 WIB
BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Kredit Sepeda Motor Terbayangi
Senin / 15-06-2026, 07:12 WIB
Pantai Gading Tahan Imbang Ekuador Tanpa Gol di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 07:12 WIB
Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan pada 16 Juni 2026 karena Libur Nasional
Senin / 15-06-2026, 07:08 WIB
Asia Aquatics: Renang Perairan Terbuka Indonesia Berpotensi Besar
Senin / 15-06-2026, 07:04 WIB






