Badan Gizi Nasional (BGN) membantah tegas narasi yang beredar di media sosial mengenai adanya pembagian keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kabar tersebut dipastikan sebagai informasi bohong yang sengaja disebarkan pihak tidak bertanggung jawab untuk memicu kegaduhan di ruang publik.

>>> IPO SpaceX Bikin Ribuan Karyawan Biasa Jadi Jutawan

Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan disinformasi yang beredar di berbagai aplikasi percakapan.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar.

Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ujar Nanik.

Pihak BGN menyayangkan tindakan provokatif yang memanfaatkan momentum program pemerintah ini. Masyarakat diminta lebih jeli dalam menyaring informasi.

>>> Bahana Sekuritas Unggulkan Saham MIKA, SILO, dan HEAL di Tengah Transisi Kebijakan BPJS

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya," tambah Nanik.

BGN menegaskan bahwa seluruh rujukan informasi sah mengenai program kerja hanya dikeluarkan melalui saluran komunikasi resmi yang terverifikasi.

Saat ini, BGN tetap fokus merealisasikan program peningkatan kualitas gizi dengan sasaran anak sekolah, balita, hingga ibu hamil dan menyusui.

"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 15 - 21 Juni 2026

BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat pemerintah," pungkas Nanik.