Pemerintah Berencana Bebaskan PPN Tiket Pesawat Domestik Demi Tekan Harga
Pemerintah berencana menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tiket pesawat domestik. Kebijakan ini diyakini mampu menekan harga penerbangan dalam negeri yang selama ini dinilai mahal.
Pengamat aviasi Alvin Lie menilai beban pajak membuat tarif penerbangan domestik kurang kompetitif. Hal ini terlihat saat membandingkannya dengan moda transportasi lain.
>>> Timnas Curacao Kalah Telak 1-7 dari Jerman di Piala Dunia 2026
Menurut Alvin, kebijakan PPN pada penerbangan rute domestik perlu dievaluasi kembali. Aturan ini menciptakan perbedaan perlakuan dengan penerbangan internasional maupun angkutan publik darat dan laut.
"Harga tiket domestik dikenakan PPN ini anomali karena penerbangan ke luar negeri tidak dipungut PPN. Kenapa di dalam negeri justru dipungut PPN?"
ujar Alvin kepada Kontan, Minggu (14/6/2026).
Layanan transportasi publik lain seperti kereta api dan bus bebas dari pengenaan pajak tersebut.
Padahal, tarif bus premium atau kereta pada rute tertentu sudah mendekati harga tiket pesawat berbiaya rendah (LCC).
Dampak Penghapusan PPN
Struktur biaya operasional penerbangan di Indonesia saat ini masih menghadapi tekanan besar.
Selain faktor pajak, maskapai harus bergulat dengan harga avtur, fluktuasi kurs dolar AS, biaya perawatan, hingga keterbatasan armada pascapandemi.
>>> PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk Tebar Dividen Rp97,9 Miliar
Meski begitu, penghapusan PPN dianggap sebagai opsi instrumen fiskal tercepat yang bisa diambil pemerintah. Langkah ini dinilai dapat menurunkan harga tiket tanpa mengganggu stabilitas operasional maskapai.
"Dengan menghilangkan PPN, harga tiket bisa lebih terjangkau. Ini dapat mendorong permintaan penumpang dan meningkatkan mobilitas masyarakat," katanya.
Penurunan harga tiket berpotensi mendongkrak tingkat keterisian kursi atau load factor maskapai. Situasi tersebut akan mendukung keberlanjutan bisnis penerbangan sekaligus membuka peluang ekspansi rute baru ke berbagai daerah.
Update Terbaru
Via Vallen Ceritakan Perjuangan Tandem Nursing untuk Dua Anak
Senin / 15-06-2026, 08:34 WIB
IDAI Soroti Kriminalisasi Dokter Anak Ratna Setia Asih dalam Kasus Pidana
Senin / 15-06-2026, 08:32 WIB
Anggota DPRD Lampung Apresiasi Sistem Seleksi CAT Sekolah Unggul
Senin / 15-06-2026, 08:32 WIB
Paul Rudd dan Jack Black Bintangi Anaconda, Film Komedi Petualangan Terbaru
Senin / 15-06-2026, 08:32 WIB
Prabowo Subianto Gelar Rapat Bahas Realisasi Investasi Asing
Senin / 15-06-2026, 08:32 WIB
5 Daerah di Indonesia yang Dianggap Biasa Saja oleh Turis Asing
Senin / 15-06-2026, 08:29 WIB
Lokasi SPKLU di Medan 2026: Tersebar di Mal dan Rest Area Tol
Senin / 15-06-2026, 08:28 WIB
Pantai Gading Andalkan Yan Diomande Hadapi Ekuador di Piala Dunia
Senin / 15-06-2026, 08:28 WIB
Kapal Tanker LNG Disha Mulai Bergerak Menuju Selat Hormuz
Senin / 15-06-2026, 08:28 WIB
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp 4.000, Pengguna Motor Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite
Senin / 15-06-2026, 08:28 WIB
UBS Pangkas Proyeksi Harga Emas Dunia hingga US$ 900 per Troy Ounce
Senin / 15-06-2026, 08:28 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang Imbang 2-2
Senin / 15-06-2026, 08:28 WIB
3 Pola Pikir soal Uang yang Bikin Susah Kaya Menurut Ramit Sethi
Senin / 15-06-2026, 08:24 WIB
Jepang Imbangi Belanda 2-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 08:24 WIB






