Menjadi kaya tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghasilan.

Menurut Ramit Sethi, seorang jutawan yang membangun kekayaannya sendiri, cara pandang terhadap uang justru sering menjadi penghalang terbesar.

>>> Jepang Imbangi Belanda 2-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Sethi, yang juga menjadi pembawa acara serial Netflix How To Get Rich, mengidentifikasi tiga pola pikir beracun atau toxic money beliefs yang membuat seseorang sulit mencapai kebebasan finansial.

Ia menekankan bahwa membangun kekayaan membutuhkan waktu dan konsistensi. Kisah sukses instan memang sering terdengar, namun banyak yang kehilangan uang tersebut dalam waktu singkat.

"Pembentukan kekayaan yang sesungguhnya membutuhkan waktu. Prosesnya membosankan, sistematis, dan dilakukan secara konsisten," kata Sethi dikutip dari CNBC Make It.

Tiga Pola Pikir yang Perlu Dihindari

Pertama, menganggap uang sebagai topik tabu.

Sethi mengatakan banyak orang tumbuh di lingkungan yang jarang membicarakan uang, padahal kebiasaan ini justru menghambat pengelolaan keuangan yang baik.

Keluarga yang sehat secara finansial biasanya menjadikan uang sebagai topik diskusi sehari-hari, seperti halnya membicarakan pola makan sehat.

"Membicarakan uang adalah hal positif," ujarnya.

Kedua, terjebak pola pikir yang ditanamkan sejak kecil. Sethi sering menanyakan kepada pasangan tentang kalimat yang paling sering mereka dengar terkait uang saat tumbuh dewasa.

>>> Harga Emas Perhiasan Lakuemas dan Rajaemas Stagnan pada 15 Juni 2026

Jawaban yang paling umum adalah, "Kita tidak mampu membelinya."

Keyakinan itu dapat terbawa hingga dewasa, membuat seseorang merasa bersalah saat mengeluarkan uang untuk kebutuhan sederhana seperti membeli kopi, meski sudah memiliki pekerjaan yang baik.

Ia menyarankan untuk mengidentifikasi keyakinan tersebut, menuliskannya, lalu mengevaluasi apakah masih relevan untuk kehidupan saat ini.

Ketiga, mengira investasi hanya untuk orang kaya. Sethi menegaskan bahwa investasi justru merupakan salah satu cara utama untuk membangun kekayaan.

"Anda menjadi kaya dengan berinvestasi. Bahkan jika hanya bisa menyisihkan US$20 per bulan, itulah cara untuk memulai," ujarnya.

Kebiasaan berinvestasi secara otomatis dan rutin dapat mengubah kondisi ekonomi seseorang dan keluarganya dalam jangka panjang.

Sethi mengakui proses ini tidak instan, namun prinsipnya sama dengan membangun kebugaran atau mempelajari bahasa baru.

>>> Pantai Gading Kalahkan Ekuador 1-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

"Sedikit demi sedikit menjadi lebih baik setiap hari. Itulah inti dari membangun kekayaan," kata Sethi.