Tim WRT 32 yang diperkuat pebalap Indonesia, Sean Gelael, harus puas finis di peringkat ketujuh kelas LMGT3 dalam ajang 24H of Le Mans 2026.

Balapan yang berlangsung pada 13-14 Juni di Circuit de la Sarthe itu diwarnai berbagai drama dan perubahan strategi.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.774 per Dolar AS Awal Pekan Ini

Augusto Farfus menjadi starter dari posisi kelima dan berhasil menjaga mobil BMW M4 GT3 tetap di zona podium sebelum menyerahkan kemudi kepada Darren Leung di posisi ketiga.

Leung, yang awalnya hanya dijadwalkan menjalani dua stint, akhirnya diperpanjang hingga lima stint karena performa konsistennya.

"Rencana A1 adalah saya double stint, lalu A2 empat stint, dan tim melihat ada peluang untuk menjalankan stint kelima," ujar Leung.

Selama periode tersebut, mobil hanya bergantian antara Farfus dan Leung, membuat Sean Gelael harus menunggu lama di garasi.

Insiden tabrakan antara Francesco Castelacci dan Giammarco Levorato memaksa Safety Car masuk, yang justru merugikan strategi tim.

Posisi Leung yang sempat di peringkat ke-10 melorot ke peringkat ke-16 setelah pit stop saat Safety Car.

>>> Sambut Hari Down Syndrome Sedunia 2026 dengan Pesan Inklusif

Sean Gelael baru turun ke lintasan setelah balapan berjalan lebih dari 10 jam, tepatnya pukul 02.20 dini hari waktu setempat.

Selama 13 jam 40 menit sisa balapan, tanggung jawab berada di pundak Sean Gelael dan Farfus untuk memperbaiki posisi dari peringkat ke-16.

Upaya mengejar ketertinggalan membuahkan hasil saat posisi naik ke peringkat ke-10, lalu meroket ke peringkat ketiga setelah insiden Ayhancan Guven.

Namun, momentum podium buyar setelah tim melakukan pelanggaran regulasi Slow Zone dan dijatuhi penalti drive through.

Posisi tim pun melorot ke peringkat ketujuh hingga balapan berakhir.

Kelas LMGT3 dimenangi oleh TF Sport 33 dengan mobil Corvette, sementara kelas Hypercar direbut Toyota dan LMP2 oleh Inter Europol Competition 43.

>>> Hubungan Golongan Darah dan Usia Harapan Hidup Terungkap

Para pebalap akan kembali bersaing pada putaran keempat FIA WEC dalam ajang 6 Hours of Sao Paulo pada 12 Juli.