Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo. Pendaftaran dilakukan melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar siap bersaing di pasar internasional. Peserta akan mendapatkan pelatihan teknis dan kemampuan bahasa secara terstruktur.

>>> Ekonomi Indonesia Alami Perlambatan Sementara Akibat Tekanan Daya Beli

Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan kesempatan kerja global harus diimbangi kesiapan kompetensi.

Pemerintah terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang.

Sektor perawatan lansia menjadi salah satu bidang yang paling membutuhkan tenaga kerja di Jepang. Hal ini dipicu oleh dominasi penduduk lanjut usia dalam struktur demografi negara tersebut.

Darmawansyah menambahkan, bidang Kaigo menawarkan prospek menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia. Pemerintah ingin menyiapkan SDM yang kompeten dan mampu bersaing di sektor tersebut.

Informasi resmi pendaftaran dan persyaratan administrasi dapat diakses melalui situs pemagangan. kemnaker.

go. id atau siapkerja.

>>> Dwayne Johnson Alami Epididymitis, Bukan Kanker Testis

kemnaker. go.

id.

Seleksi dilakukan bertahap melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi, Ikatan Alumni Magang Jepang, serta Lembaga Pelatihan Kerja yang ditunjuk.

Estimasi gaji pokok magang di Jepang berkisar antara ¥100.000 hingga ¥180.000 atau sekitar Rp10,5 juta sampai Rp19 juta per bulan.

Setelah dipotong pajak, asuransi, dan biaya asrama, upah bersih yang diterima berkisar ¥80.000 hingga ¥120.000 atau setara Rp8,5 juta sampai Rp12,7 juta per bulan.

Besaran upah bervariasi tergantung wilayah prefektur dan sektor industri. Pendapatan tersebut belum termasuk potensi upah lembur atau zangyou.

>>> Matt Reeves Mulai Syuting The Batman Part II di London

Kemnaker mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan lowongan kerja ke luar negeri. Calon pelamar diminta hanya merujuk pada kanal resmi kementerian untuk menghindari rekrutmen ilegal.