Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersiap membuka pendaftaran program MagangHub untuk gelombang keempat pada Juli 2026. Program ini menyasar lulusan baru perguruan tinggi dengan target kuota mencapai 150.000 peserta.

MagangHub merupakan wadah pemagangan resmi yang memprioritaskan alumni perguruan tinggi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun. Peserta akan disalurkan ke berbagai industri dan korporasi yang bermitra dengan Kemnaker.

>>> Harga Bitcoin Melonjak Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran

Selain pengalaman kerja langsung, peserta mendapatkan bimbingan mentor industri, program pengembangan kompetensi, laporan evaluasi berkala, dan insentif uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP).

Proses Pendaftaran dan Persyaratan

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kustandi mengonfirmasi bahwa pengajuan pelaksanaan Magang Nasional gelombang keempat telah diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini pembahasan anggaran pencairan dana masih diproses oleh Sekretariat Negara.

Jika seluruh tahapan administrasi berjalan lancar, pendaftaran online dijadwalkan dimulai pada Juli 2026.

"Target 150 ribu peserta dan semoga bisa berjalan, paling tidak di Juli sudah mulai proses," ujar Cris.

>>> Polda Metro Jaya Patroli Siber Antisipasi Provokasi Aksi Mahasiswa

Calon pendaftar wajib memenuhi beberapa kriteria: Warga Negara Indonesia, lulusan D3, D4, atau S1 dengan masa kelulusan maksimal satu tahun, berasal dari perguruan tinggi terdaftar di Kemendikti Saintek, dan memiliki akun SIAPKerja.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi MagangHub Kemnaker.

Langkah-langkahnya meliputi akses portal, login dengan akun SIAPKerja, mengisi data diri, memilih program magang, dan menyelesaikan instruksi sistem.

Program MagangHub dirancang sebagai jembatan antara lulusan baru dan dunia kerja melalui praktik langsung di perusahaan rekanan.

>>> Jadwal Piala Dunia 13 Juni 2026: Kanada dan AS Tampil Perdana

Dengan kuota besar, program ini menjadi salah satu pilar penyerapan tenaga kerja terbesar pada 2026.