BPJS Kesehatan Perkuat TKMKB untuk Jaga Mutu dan Biaya JKN
Prihati yang akrab disapa Pujo menilai tim pengendali ini bertugas menyelaraskan sudut pandang klinis dokter dengan aspek pembiayaan.
>>> Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dialog Bahasa Inggris dengan Siswa SD di Bogor
Sinergi kedua aspek tersebut penting agar Dana Jaminan Sosial dapat dimanfaatkan secara rasional, efektif, dan sesuai standar profesi kedokteran.
Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menguraikan faktor yang memicu kenaikan utilisasi serta anggaran medis.
Peningkatan dipengaruhi oleh meluasnya akses fasilitas, tingginya kesadaran publik, perubahan demografi, serta pergeseran pola epidemiologi penyakit.
"Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, BPJS Kesehatan terus mendorong penguatan pelayanan promotif dan preventif.
Penguatan peran FKTP menjadi sangat penting untuk mendukung deteksi dini penyakit, mengurangi risiko komplikasi, serta memastikan pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien," ujar Abdi.
Implementasi visi kepala negara juga diwujudkan melalui komitmen penyediaan layanan yang cepat, mudah, dan setara bagi seluruh segmen masyarakat.
Kehadiran TKMKB menjadi motor penggerak untuk memastikan tidak ada diskriminasi dalam pemenuhan hak medis peserta di seluruh nusantara.
Pada forum yang sama, Ketua TKMKB Pusat, Akmal Taher, menggarisbawahi urgensi penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Menurutnya, kompleksitas tantangan pelayanan kesehatan menuntut sinergi yang lebih ketat dalam menjalankan fungsi pengawasan biaya dan mutu.
"TKMKB memiliki peran penting untuk memastikan pelayanan kesehatan yang bermutu, efektif, dan efisien dalam ekosistem JKN.
Tidak hanya berfokus pada pengendalian pembiayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara tepat indikasi, tepat prosedur, tepat manfaat, dan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Akmal.
Langkah penguatan fungsi kendali ini memerlukan dukungan penuh dari organisasi profesi, akademisi, hingga fasilitas kesehatan di lapangan.
>>> Daftar Penyakit dan Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Keterlibatan aktif seluruh elemen ekosistem JKN diharapkan mampu melahirkan rekomendasi yang berdampak nyata bagi kesinambungan program perlindungan sosial ini.
Update Terbaru
Qatar Hadapi Swiss pada Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 20:28 WIB
Brasil Hadapi Maroko di Piala Dunia 2026 dengan Gelang Taktik Inovatif
Sabtu / 13-06-2026, 20:27 WIB
Brasil vs Maroko Buka Grup C Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 20:25 WIB
Bos Stellantis Akui Interior Chrysler Dulu Seperti Pistol Air Murahan
Sabtu / 13-06-2026, 20:25 WIB
Microsoft Batasi Akses Internal Model AI Claude Fable 5 demi Keamanan Data
Sabtu / 13-06-2026, 20:25 WIB
Kemenag Pastikan Proses Izin Rumah Ibadah GKJ Banyuanyar Solo Tuntas
Sabtu / 13-06-2026, 20:24 WIB
Pemerintah Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Libur Nasional Tahun Baru Islam
Sabtu / 13-06-2026, 20:24 WIB
Kemenag Kawal Penyelesaian Izin Rumah Ibadah GKJ Banyuanyar Solo
Sabtu / 13-06-2026, 20:23 WIB
UI Tegaskan Unggahan Suma UI Bukan Sikap Resmi Kampus, Evaluasi Internal Sedang Berjalan
Sabtu / 13-06-2026, 20:21 WIB
Mentan Amran Tegaskan Proyek Pangan Papua Selatan Milik Masyarakat
Sabtu / 13-06-2026, 20:21 WIB
Cara Mudah Mencairkan Saldo TikTok ke DANA, GoPay, dan Rekening Bank
Sabtu / 13-06-2026, 20:20 WIB
Endress+Hauser Indonesia Gelar Education Forum 2026 untuk Perkuat Vokasi Ganda
Sabtu / 13-06-2026, 20:20 WIB
Carlo Ancelotti Waspadai Maroko Jelang Debut Piala Dunia Bersama Brasil
Sabtu / 13-06-2026, 20:17 WIB
Studi Ungkap Alasan Makan Keju Sebelum Tidur Picu Mimpi Buruk
Sabtu / 13-06-2026, 20:16 WIB






