Tim nasional Qatar akan menghadapi Swiss pada pertandingan kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Santa Clara, Amerika Serikat, pada Minggu (14/6) pukul 02.00 WIB.

Laga di Stadion Levi ini menjadi ajang pembuktian bagi skuad Merah Marun setelah lolos melalui babak kualifikasi zona Asia yang sempat menuai kontroversi terkait pemilihan lokasi pertandingan.

>>> Brasil Hadapi Maroko di Piala Dunia 2026 dengan Gelang Taktik Inovatif

Debut Piala Dunia Lopetegui

Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, akhirnya merasakan debut memimpin tim di Piala Dunia setelah menanti bertahun-tahun sejak menjadi kiper ketiga Spanyol pada 1994 dan dipecat dari kursi pelatih Spanyol menjelang Piala Dunia 2018.

Lopetegui yang melatih Qatar sejak Mei 2025 berhasil meloloskan tim ini sebagai juara grup ronde keempat kualifikasi.

Mengenai pemecatan dirinya oleh timnas Spanyol delapan tahun lalu, Lopetegui menyampaikan perasaannya kepada media The Guardian.

"Itu hari paling menyedihkan dalam hidup saya," ujar Lopetegui.

Mantan pelatih Real Madrid itu menegaskan tidak pernah menyesali keputusan masa lalu yang diambilnya secara profesional.

"Saya tidak pernah berhenti bekerja sejak (pemecatan) saat itu, Anda tidak pernah menoleh ke belakang, dan pengalaman itu membuat Anda lebih tangguh," kata Lopetegui.

Ia menambahkan bahwa seluruh pengalaman tersebut memberikan pelajaran hidup yang sangat berharga.

"Anda juga belajar dari pengalaman itu. Tetapi jika Anda bertanya kepada saya: 'Apakah Anda akan tetap melakukan hal yang sama?'

100 persen. Kenapa?

Karena kami selalu mengambil keputusan yang menurut kami benar dari posisi yang sangat menghormati tanggung jawab kami," tutur Lopetegui.

Target Qatar di Piala Dunia

Menghadapi putaran final ini, Lopetegui menyadari posisi timnya yang tidak diunggulkan di dalam grup yang juga dihuni oleh Kanada, Swiss, dan Bosnia-Herzegovina.