Tim nasional Brasil akan memulai perjuangan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Metlife, East Rutherford, pada Minggu, 14 Juni 2026, pukul 05.00 WIB.

>>> Kemenag Pastikan Proses Izin Rumah Ibadah GKJ Banyuanyar Solo Tuntas

Menjelang laga, pelatih Brasil Carlo Ancelotti memperkenalkan metode latihan baru yang memanfaatkan teknologi dari sepak bola Amerika (NFL).

Para pemain seperti Marquinhos dan Gabriel Magalhaes terlihat mengenakan gelang hitam transparan yang berisi kartu instruksi taktis untuk situasi bola mati.

Fokus pada Bola Mati

Ancelotti menekankan pentingnya skema bola mati sebagai faktor penentu di turnamen besar.

"Sekitar 30% gol berasal dari situasi bola mati, jadi kami harus sangat fokus," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tim telah berlatih intensif dalam beberapa hari terakhir karena memiliki pemain unggul dalam duel udara dan umpan silang akurat.

>>> Pemerintah Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Libur Nasional Tahun Baru Islam

Gelang taktis ini diharapkan memaksimalkan keunggulan fisik bek Brasil serta akurasi umpan silang sebagai senjata kolektif.

Ancelotti juga menegaskan prioritas efektivitas serangan dibanding penguasaan bola semata.

"Penguasaan bola memang penting, tetapi statistik yang paling penting adalah jumlah gol yang dicetak dan yang kebobolan," katanya.

Brasil membawa bintang Neymar dan berambisi meraih gelar juara keenam setelah terakhir kali menang pada 2002.

>>> Kemenag Kawal Penyelesaian Izin Rumah Ibadah GKJ Banyuanyar Solo

Sementara itu, Maroko datang sebagai tim tangguh yang dihuni pemain top dunia dan berstatus juara Piala Afrika 2025.