"Saat Anda pergi ke Piala Dunia, Anda bisa berpikir: 'Astaga, ini sukses besar.' Dan memang ini sukses besar, tetapi Anda tak bisa cuma terpaku ke sana," kata Lopetegui.

Ia meminta anak asuhnya untuk tetap fokus dan bersiap menghadapi persaingan ketat selama turnamen berlangsung.

"Anda tidak bisa berpikir: 'Sudah selesai.' Tidak.

>>> Kemenag Pastikan Proses Izin Rumah Ibadah GKJ Banyuanyar Solo Tuntas

Tidak mungkin. Itu sebuah kesalahan.

Jadi sekarang kami harus 'mengasah tombak' kami dan bersaing," ucap Lopetegui.

Lopetegui juga menegaskan bahwa timnya memiliki motivasi tinggi dan enggan sekadar menjadi penggembira.

"Qatar merayakan kelolosan ke sini sebagai sesuatu yang unik dan memang demikian.

Tetapi seperti yang dikatakan José Mota (komedian Spanyol): Kami bisa pergi, tetapi pergi hanya untuk sekadar pergi itu bodoh.

Kami pergi ke Piala Dunia untuk bersaing. Kami memiliki hak untuk mencoba (berjuang)," jelas Lopetegui.

Perbandingan Kekuatan Tim

Swiss di bawah asuhan Murat Yakin lebih diunggulkan karena berstatus juara Grup B Kualifikasi zona Eropa tanpa terkalahkan dan menempati peringkat lebih baik.

Skuad The Nati mengandalkan penyerang Breel Embolo yang merupakan pencetak gol terbanyak tim, serta Manuel Akanji di lini belakang dalam formasi 4-2-3-1.

Sebaliknya, Qatar datang dengan catatan kurang apik setelah gagal menang dalam enam pertandingan terakhirnya di Piala Arab dan laga persahabatan.

Namun, Lopetegui diprediksi tetap mengandalkan formasi 4-3-3 dengan mengombinasikan pencetak gol terbanyak kualifikasi Asia, Almoez Ali, bersama Akram Afif dan Edmilson Junior di lini depan.

Pertemuan ini sekaligus menjadi memori bagi sembilan pemain Qatar dan tujuh pemain Swiss yang pernah bertanding pada 14 November 2018.

Saat itu, Qatar secara mengejutkan berhasil mengalahkan Swiss dengan skor 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh Akram Afif di Swiss.

Jadwal Laga Berikutnya

Setelah menghadapi Swiss, Qatar dijadwalkan terbang ke Vancouver untuk melawan Kanada pada Jumat (19/6) pukul 05.00 WIB.

>>> Pemerintah Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Libur Nasional Tahun Baru Islam

Pada laga pamungkas fase grup, tim asuhan Julen Lopetegui akan menantang Bosnia-Herzegovina di Seattle pada Kamis (25/6) pukul 02.00 WIB.