Likuiditas Perbankan Indonesia Tetap Sehat per April 2026
Kondisi likuiditas perbankan Indonesia dinilai tetap sehat pada April 2026.
Hal ini didukung oleh pertumbuhan kredit yang solid sebesar 10,0 persen secara tahunan (year on year/yoy).
>>> Timnas Haiti Kembali ke Piala Dunia 2026, Hadapi Skotlandia di Laga Pembuka
Peningkatan penyaluran kredit tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan capaian Maret 2026 yang tumbuh 9,5 persen yoy.
Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Jeffrosenberg Chenlim, dalam risetnya pada 8 Juni 2026 menjelaskan bahwa pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) masih lebih tinggi di level 11,4 persen yoy.
Akibatnya, loan to deposit ratio (LDR) industri relatif stabil di angka 86,9 persen. Namun, pergeseran narasi mulai terjadi di industri perbankan.
Kini fokus beralih dari isu ketersediaan likuiditas menuju kualitas pertumbuhan kredit, biaya pendanaan, serta keberlanjutan margin keuntungan bank.
Sektor konstruksi dan utilitas menjadi penopang utama karena pertumbuhan kredit masih didorong oleh kredit investasi dengan kenaikan 18,4 persen yoy.
>>> Australia U19 Juara Piala AFF Usai Kalahkan Thailand 2-0
Sementara itu, kredit modal kerja tumbuh 5,8 persen yoy dan kredit konsumsi tumbuh 6,1 persen yoy.
Penurunan penempatan dana Kementerian Keuangan di bank-bank BUMN diduga menjadi pemicu DPK turun 0,9 persen secara bulanan pada April 2026, meskipun secara tahunan tetap kuat di level 11,4 persen yoy.
Tantangan bagi perbankan diproyeksikan meningkat dalam menjaga biaya pendanaan akibat persaingan DPK dan kenaikan imbal hasil instrumen SRBI.
Selain itu, fokus Bank Indonesia pada stabilitas rupiah membuka peluang kenaikan suku bunga.
Fokus penyaluran kredit ke segmen berisiko rendah diambil untuk menjaga kualitas aset. Namun, langkah ini berpotensi membatasi kenaikan yield kredit.
>>> Cara Aktivasi TikTok PayLater Terbaru 2026, Belanja Sekarang Bayar Nanti
"Akibatnya, tekanan terhadap margin diperkirakan akan semakin terlihat, didorong oleh biaya pendanaan yang lebih tinggi dan yield aset yang lebih ketat," pandang Jeffrosenberg Chenlim dalam riset Maybank Sekuritas.
Update Terbaru
Kemenhub Tindak Ratusan Ribu Kendaraan ODOL Selama Semester Pertama 2026
Minggu / 14-06-2026, 00:37 WIB
Samsung Tuntaskan Distribusi One UI 8.5 ke 44 Perangkat Galaxy
Minggu / 14-06-2026, 00:22 WIB
Makna dan Penjelasan Ending Film Backrooms (2026)
Minggu / 14-06-2026, 00:07 WIB
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Kalahkan Thailand 2-0
Sabtu / 13-06-2026, 23:52 WIB
Jeep Grand Cherokee 2026: Mesin Lebih Kecil, Tapi Interior Mewah dan Fitur Tetap Unggul
Sabtu / 13-06-2026, 23:45 WIB
Cara Aktivasi TikTok PayLater 2026 Lengkap dengan Syarat
Sabtu / 13-06-2026, 23:44 WIB
AS dan India Buka Kembali Peluang Kesepakatan Dagang Bilateral
Sabtu / 13-06-2026, 23:42 WIB
Timnas Qatar Siap Hadapi Swiss di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB
Setelah Killer Peter Chapter 134, Spoiler Chapter 135 Mulai Dicari
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB
Baca Preview Killer Peter Chapter 136 Bahasa Indonesia, Langsung Diburu!
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB
Australia U-19 Juarai Piala AFF 2026 Usai Kalahkan Thailand 2-0
Sabtu / 13-06-2026, 23:20 WIB
Valuasi Perbankan Indonesia Dinilai Sudah Antisipasi Kontraksi Laba
Sabtu / 13-06-2026, 23:17 WIB
Konflik Timur Tengah Picu Pembatalan Penerbangan dan Kenaikan Tiket Pesawat
Sabtu / 13-06-2026, 23:16 WIB
Insta360 Luna Ultra Resmi Meluncur Bawa Sensor Ganda Leica
Sabtu / 13-06-2026, 23:12 WIB






