Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mencatatkan pertumbuhan kredit rata-rata mencapai dua digit. Hal ini mencerminkan kinerja bank pelat merah yang tetap solid.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis di Jakarta pada Selasa (9/6/2026), rata-rata kredit Himbara tumbuh di kisaran 20 persen.

>>> Apple Perluas Kemampuan App Store dengan Alat Pemasaran, Langganan, dan Penemuan Baru

Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) tumbuh pada rentang 20 hingga 30 persen.

Likuiditas bank pelat merah berada dalam kondisi sangat baik. Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 88 hingga 90 persen.

Tingkat credit cost Himbara juga diklaim aman. Rata-rata Non-Performing Loan (NPL) berada di bawah 2 persen.

Pernyataan Direktur Utama BNI

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Putrama Wahju Setyawan menyampaikan laporan keuangan tersebut setelah menghadiri pertemuan dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen.

>>> Green Book 2026: Tiga Proyek Panas Bumi PGEO Dapat Pinjaman Luar Negeri US$ 477,87 Juta

"Dapat kami sampaikan bahwa secara fundamental kinerja di Himbara ini sangat bagus dan saat ini adalah kinerja terbaiknya Himbara," kata Putrama.

Ia menegaskan bahwa kondisi fundamental yang kuat ini bertujuan agar pelaku pasar tidak perlu khawatir terhadap pergerakan di bursa saham.

"Saat ini kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa," tegasnya.

Pertemuan di ruang kerja Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tersebut turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan Direktur Utama Indonesia Investment Authority (INA) Oki Ramadhana.

>>> Syarat dan Cara Pengajuan KUR Mandiri Rp30 Juta Juni 2026

Sejumlah pimpinan BUMN lainnya juga hadir, antara lain Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Riduan, Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Hery Gunardi, serta Direktur Utama BPJS Mayjen (purn) Prihati Pujowaskito.