Ralph Gilles, kepala desain Stellantis, secara blak-blakan mengakui bahwa interior Chrysler pada era sebelum kebangkrutan 2009 memiliki kualitas yang sangat buruk.

Dalam tur di markas besar Stellantis Amerika Utara, Gilles menggambarkan kabin mobil Chrysler tahun 2000-an memiliki kualitas setara "pistol air murahan".

>>> Nissan Sembunyikan Lima Telur Paskah di Z 2027, Mulai dari Wajah Depan

Gilles, yang telah bergabung dengan Chrysler lebih dari tiga dekade, mengatakan titik balik terjadi saat ia melihat interior Audi A4 generasi B7 (2004-2008).

"Mengapa punya kami terlihat seperti plastik dan punya mereka terlihat begitu bagus?" kenang Gilles saat melihat Audi A4, seperti dilansir Auto News.

Perasaan frustrasi itu mendorong perubahan nyata. Gilles membantu mendirikan studio interior khusus dan menantang para desainer muda untuk menjadikan kualitas kabin sebagai kekuatan.

Hasilnya mulai terlihat pada model seperti Ram 1500 2009. Kini, produk Stellantis seperti Jeep Wagoneer mendapat pujian atas kualitas interiornya.

>>> 2027 Nissan Z Hadirkan Lima Sentuhan Retro untuk Penggemar Sejati

Menariknya, Gilles justru mengatakan tantangan saat ini bukan lagi membuat interior lebih baik, melainkan tahu kapan harus berhenti.

"Ketika kami menjadi gila dengan interior, kadang kami terlalu berlebihan karena berusaha keras membuat pernyataan," ujar Gilles. "Kami menemukan bahwa kami melampaui kompetitor."

Selain kualitas material, interaksi pengemudi dengan kontrol mobil juga menjadi fokus. Stellantis awalnya hanya memiliki empat desainer UX setelah merger PSA dan FCA.

>>> Mobil Listrik China dan Alpine Tampil Seragam dengan Livery Reli

Kini jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 180 desainer yang bekerja pada elemen penting seperti sistem infotainment.