Chrysler menarik 17.277 unit Pacifica Hybrid model tahun 2020-2022 karena potensi risiko kebakaran baterai.

Pemilik kendaraan yang terdampak diminta untuk tidak mengisi daya baterai dan memarkir mobil di luar ruangan, jauh dari bangunan, hingga perbaikan selesai dilakukan.

>>> Mazda MX-5 2027 Eropa Dapat Tambahan 4 HP dan Suara Mesin Lebih Meriah

Masalah ini diduga terkait dengan sel baterai yang dipasok oleh LG Energy Solution dari jalur produksi alternatif.

Menurut dokumen penarikan, sel baterai tersebut dapat mengalami kegagalan internal yang berpotensi menyebabkan thermal runaway dan kebakaran kendaraan.

Chrysler memperkirakan sekitar satu persen dari kendaraan yang ditarik mungkin mengandung cacat tersebut.

Sejauh ini, tercatat empat insiden kebakaran yang melibatkan baterai dari jalur produksi terbatas tersebut.

Penarikan ini bertepatan dengan recall lebih dari 1,3 juta unit Jeep Wrangler dan Gladiator di seluruh dunia karena risiko kebakaran yang tidak terkait.

>>> Volkswagen Caddy Facelift Dapat Layar Golf 12,9 Inci dan Sentuhan Geser yang Kontroversial

Chrysler dan LG telah bekerja sama selama beberapa bulan untuk mencari akar masalah, namun hingga saat ini penyebab pastinya belum diketahui.

Sebagai langkah perbaikan, dealer akan memperbarui perangkat lunak Battery Pack Control Module untuk memantau kondisi yang dapat memicu kebakaran.

Kendaraan juga akan diperiksa dan baterai akan diganti jika diperlukan.

Chrysler menawarkan perpanjangan garansi tanpa batas tahun dan jarak tempuh bagi pelanggan yang mengalami peringatan baterai terkait cacat ini.

Surat pemberitahuan ke dealer akan mulai dikirim pada 11 Juni, sementara pemilik akan mendapat informasi paling cepat 23 Juni.

>>> Lebih dari 1,3 Juta Jeep Wrangler dan Gladiator Ditarik karena Risiko Kebakaran

Meskipun jumlah insiden yang memicu recall ini kurang dari sepuluh kejadian, risiko kebakaran baterai dianggap terlalu serius untuk diabaikan.